ASUS: Laptop Game Banyak Pilihan Demi Gamer

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 01 Feb 2018 22:24 WIB
asus
ASUS: Laptop Game Banyak Pilihan Demi Gamer
Kehadiran sejumlah perangkat di lini ROG menjadi pilihan yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan gamer.

Jakarta: ASUS baru saja resmi meluncurkan perangkat terbaru di lini gaming Republic of Gamers (ROG). Kali ini, ASUS menghadirkan tiga perangkat baru pada kategori menengah ROG yang ditujukan sebagai opsi terbaru untuk gamer sekaligus penggemar ROG.

"Melalui ROG, kami mencoba menghadirkan pilihan laptop bervariasi untuk gamer, didukung spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Mereka hanya tidak memilih sesuai kebutuhan dan anggaran yang mereka miliki," ujar Notebook Business Development Manager ASUS Indonesia Jieming Lou.

Jieming juga menyebut bahwa setiap model yang diluncurkannya memiliki pasar spesifik, dan ASUS mencoba untuk menyematkan perbedaan spesifik yang disesuaikan dengan segmen dari konsumen.

Pencantuman harga perangkat ROG yang cukup tinggi juga dinilai tidak terlalu mahal, karena sesuai dengan teknologi canggih yang disematkannya pada perangkat yang ditawarkannya.

Hal serupa juga ASUS coba hadirkan pada perangkat segmen konsumer, dengan sentuhan spesifikasi pendukung aktivitas gaming meski tidak mampu menghadirkan tenaga layaknya perangkat di lini ROG.

Sebab Jieming menilai masih banyak pengguna perangkat kelas konsumer yang juga gemar memainkan game ringan pada laptop mereka.

Sementara itu, ASUS juga mengumumkan pencapaiannya pada semester kedua tahun 2017 lalu. Pada semester tersebut, ASUS menguasai pangsa pasar laptop gaming berbasis NVIDIA GTX di Indonseia sebesar 64,1 persen.

Selain itu, pasar perangkat gaming dinilai tetap bertumbuh di tengah persaingan dengan perangkat komputasi lain, meski tidak signifikan. Hal ini juga didorong oleh kemunculan sejumlah judul game baru yang mampu menarik perhatian konsumen, terutama gamer.

Untuk tahun 2018 ini, ASUS menargetkan menguasai pangsa pasar perangkat gaming sebesar 70 persen. ASUS mengaku optimistis target tersebut dalam tercapai, mengingat targetnya untuk tahun lalu, yaitu sebesar 60 persen telah tercapai.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.