Aeroterrascan, Perusahaan Lokal yang Produksi Drone untuk Industri Besar

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 24 Jul 2017 17:29 WIB
teknologi
Aeroterrascan, Perusahaan Lokal yang Produksi Drone untuk Industri Besar
Aeroterrascan tipe AI450 series. (foto: Aeroterrascan)

Metrotvnews.com: Drone mungkin bukanlah perangkat baru, tapi kini kehadirannya kian menjadi tren di kalangan masyarakat. Tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi seperti pada aktvitas videografi, kini drone juga telah merambah di industri lain berskala lebih besar, seperti pertanian, perkebunanan, pertambangan hingga di bidang militer.

Peluang pemanfaatan drone untuk industri skala besar tersebut turut dilirik oleh salah satu produsen drone asal Bandung, Jawa Barat, yaitu Aeroterrascan. Aeroterrascan memproduksi drone dengan ukuran lebih besar jika dibandingkan dengan drone yang dipasarkan secara komersil. Drone tersebut dirancang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari berbagai instansi dan perusahaan pemesannya.

“Dengan adanya teknologi drone saat ini, pihak pelaku pertambangan punya alternatif metode survei rutin atau survei berkala untuk berbagai keperluan yang jauh lebih efektif dan menawarkan biaya yang jauh lebih murah,” ujar Direktur Teknis Aeroterrascan, Dirgantara Purnama.

Direktur Utama Aeroterrascan, Dian Rusdiana Hakim menjelaskan, drone tersebut juga dibuat dengan menggunakan bahan khusus, yaitu bahan kombinasi yang telah diuji. Dian juga mengklaim drone karya perusahaannya memiliki daya tahan lebih baik jika dibandingkan dengan drone komersial.

Penggunaan bahan khusus dan daya tahan baik tersebut dijelaskan Dian dirancang agar drone dapat menghadapi kondisi alam yang berat saat dimanfaatkan pengguna, terutama di daerah terpencil di Indonesia.



Salah satu produk hasil karya Aeroterrascan adalah tipe AI450 series. Tipe ini mengusung kemampuan menempuh jarak hingga 65 kilometer, dengan jarak komunikasi sejauh 25 kilometer. Selain itu, drone ini juga mampu terbang dengan durasi waktu selama 60 hingga 70 menit.

Drone tipe ini populer di kalangan industri perkebunan, dan sering dimanfaatkan untuk aktivitas survei dan pemetaan udara. Tidak hanya produk, Aeroterrascan juga menawarkan fasilitas lain seperti pelatihan metode penggunaan dan pemesanan kebutuhan spesifik lainnya.

Sementara itu, kehadiran Aeroterrascan di ranah drone diawali oleh kegemaran sang direktur utama dalam menciptakan karya robotik berkemampuan terbang, sejak 10 tahun lalu. Dian mengawali karirnya dengan menciptakan pesawat tanpa awak untuk kebutuhan videografi dalam industri perfilman dan periklanan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.