Lewat Satelit, Ilmuwan Bisa Prediksi Erupsi Gunung Berapi

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 17 Jul 2017 09:38 WIB
teknologi
Lewat Satelit, Ilmuwan Bisa Prediksi Erupsi Gunung Berapi
Erupsi gunung berapi kini bisa diprediksi oleh ilmuwan (Engadget / Flickr RF)

Metrotvnews.com: Satelit memang telah banyak membantu manusia untuk mengamati banyak hal, termasuk pergerakan lempeng tektonik Bumi untuk memprediksi longsor dan bencana lainnya.

Kini ilmuwan akan mulai menggunakan satelit untuk memprediksi kapan sebuah letusan gunung berapi akan berakhir beserta efeknya. Menurut Engadget, teknologi yang digunakan merupakan pengembangan dari model observasi buatan ilmuwan bernama Estelle Bonny dan Robert Wright.

Model observasi yang dibuat tahun 1981 tersebut mengatakan adanya hubungan antara tingkat letusan dengan aliran lahar yang dikeluarkan. Letusan akan berhenti di saat yang sama ketika aliran lahar gunung berapi tersebut juga berhenti.

Dari model tersebut, ilmuwan kini memanfaatkan sensor infra merah yang sangat sensitif untuk memantau pergerakan lahar sebuah gunung berapi. Dari data penyebaran panas yang dihasilkan, ilmuwan kemudian bisa memprediksi seberapa lama lagi sebuah gung berapi akan melakukan erupsi.

Temuan ini dikatakan akan bisa membantu para penduduk yang tinggal di sekitar gunung berapi. Ketika sebuah erupsi gunung berapi bisa diprediksi dan aliran laharnya bisa dikendalikan, maka gangguan yang ditimbulkan akan bisa diminalisir.

Sebagai contoh, pemerintah setempat menjadi tahu kapan warga harus dievakuasi dan diperbolehkan kembali ke tempat tinggalnya.


(MMI)

Video /