Lindungi Pengguna, LG Tidak Adopsi Kapasitas Baterai Ponsel Secara Penuh

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 20 Apr 2017 19:08 WIB
lg
Lindungi Pengguna, LG Tidak Adopsi Kapasitas Baterai Ponsel Secara Penuh
LG G6 membatasi penggunaan kapasitas baterai guna melindungi konsumen.

Metrotvnews.com: Insiden terbakarnya sejumlah perangkat unggulan karya kompetitor mendorong LG untuk lebih berhati-hati dalam mengembangkan perangkat unggulan terbarunya. Kehati-hatian LG tersebut diwujudkan pada smartphone unggulan terbarunya, yaitu LG G6.

“Baterai yang mendukung LG G6 sebenarnya berkapasitas 3.500 mAh. Tapi, kami atur untuk tidak terpakai sepenuhnya demi melindungi konsumen,” ujar Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang.

Jang menyebut, meski berkapasitas lebih besar, LG mengatur G6 untuk hanya dapat memanfaatkan baterai hingga kapasitas maksimal 3.300 mAh. Hal ini bertujuan mencegah baterai bekerja secara berlebihan sehingga realibilitasnya tetap terjaga, serta menjaga suhu tetap stabil.

Selain itu, LG juga membekali G6 dengan teknologi heatpipe berbahan tembaga pada desain internal ponsel cerdas tersebut, ditujukan untuk membantu penyebaran panas pada bodi perangkat secara lebih merata.

Namun, upaya yang dihadirkan LG pada G6 ini juga didukung oleh kekuatan yang diusung bodi ponsel cerdas ini. Bodi LG G6 berbalut bahan metal dan telah dinyatakan lulus dalam 14 pengujian pada sertifikasi standar militer Amerika Serikat, yaitu MIL-STD 810G.

Sertifikasi ala militer tersebut memungkinkan LG G6 tahan terhadap cuaca ekstrem, yang turut mendukung kemampuannya untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil. Jang turut menambahkan seraya bergurau, bahkan sertifikasi ini memungkinkannya dibawa serta ke medan perang.  

Sebagai informasi, insiden terbakarnya smartphone unggulan yang dialami Samsung Galaxy Note 7 menimbulkan permasalahan bagi perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Insiden ini juga menyebabkan Samsung mengalami masa sulit pada tahun 2016 lalu.

Tidak hanya Samsung, sejumlah pengguna ponsel cerdas karya Apple dan Xiaomi yang juga melaporkan mengalami insiden serupa turut menarik perhatian pengguna internet di seluruh dunia.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

15 hours Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.