Dilanda Skandal, Keuangan Uber Membaik

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 25 Aug 2017 10:25 WIB
uber
Dilanda Skandal, Keuangan Uber Membaik
Kerugian Uber menurun. (AP Photo / Eric Risberg, File)

Metrotvnews.com: Keuangan Uber mulai membaik, meski jalan untuk mencapai laba masih panjang bagi startup transportasi berbasis aplikasi tersebut.

Uber mengumumkan laporan keuangannya untuk Q2 2017. Pada kuartal ini, Uber merugi USD645 juta (Rp8,6 triliun), turun dari USD708 juta (Rp9,4 triliun) pada kuartal pertama, menurut laporan Axios.

Saat ini, Uber belum menjadi perusahaan publik, karena itu, mereka tidak punya kewajiban untuk mengumumkan keuangan mereka. Namun, perusahaan asal San Francisco itu mulai mempublikasikan laporan keuangannya mulai tahun lalu, mengimplikasikan bahwa mereka akan melakukan penawaran saham perdana (IPO) dalam waktu dekat.

Menurut laporan CNET, jumlah perjalanan Uber juga naik 150 persen jika dibandingkan dengan kuartal 2 tahun lalu. Sementara total pendapatan Uber juga mengalami kenaikan, dari USD7.5 miliar (Rp100 triliun) pada kuartal pertama menjadi USD8.7 miliar (Rp116,1 triliun) pada kuartal kedua. Uber juga melaporkan pendapatan sebesar USD1.75 miliar (Rp23,4 triliun), naik dari USD1.5 miliar (Rp20 triliun) pada kuartal pertama. 

Meskipun masih merugi, Uber masih memiliki uang kas dalam jumlah besar. Mereka menyebutkan, mereka mempunyai USD6.6 miliar (Rp88 triliun) di bank pada akhir kuartal ini, turun dari USD7.1 miliar (Rp94,8 triliun) pada akhir kuartal pertama. 

Belakangan, Uber mengalami banyak masalah, yang berujung pada keluarnya banyak eksekutif, termasuk CEO Travis Kalanick yang mengundurkan diri pada bulan Juni. Perusahaan ini terkena skandal pelecehan seksual, yang berujung pada pemecatan lebih dari 20 karyawan. 


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /