Travis Kalanick Ingin Kuasai Uber?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 06 Aug 2017 14:31 WIB
uber
Travis Kalanick Ingin Kuasai Uber?
Mantan CEO Uber, Travis Kalanick. (Qilai Shen / Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Dalam waktu kurang dari dua bulan setelah mengundurkan diri dari Uber, mantan CEO Travis Kalanick dikabarkan telah bertanya pada beberapa mantan koleganya apakah mereka bersedia untuk mendukungnya jika terjadi perebutan saham, menurut laporan dari The Information.

Pertarungan seperti ini terkadang memang terjadi di perusahaan publik, tapi, tampaknya, Kalanick ingin mendapatkan kembali kendali atas Uber setelah dia turun dari jabatannya sebagai CEO. 

Saat ini, Kalanick tidak sedang berencana untuk membuat terjadinya perebutan saham. Kabar ini muncul di tengah-tengah laporan bahwa SoftBank tertarik untuk menanamkan investasi dengan membeli saham dari para pemegang saham Uber.

Saat ini, ada beberapa posisi eksekutif yang kosong di Uber dan drama baru dari Kalanick tidak akan membantu perusahaan untuk menemukan orang-orang untuk mengisi jabatan tersebut. Jika ada masalah internal, hal ini dapat membuat calon pekerja enggan untuk bekerja di Uber, terutama jika Kalanick memang ingin mendapatkan posisi operasional kembali dalam perusahaan. 

Kalanick melepaskan jabatannya sebagai CEO di tengah berbagai skandal yang melibatkan Uber, seperti tuntuntan dari Waymo dan Otto, perusahaan truk otonom yang mereka akuisisi. Selain itu, Uber juga telah melakukan investigasi terkait masalah seksisme dalam perusahaan.

Satu informasi menarik lain dalam artikel The Information adalah dewan Uber diminta oleh para eksekutif untuk tidak menghubungi karyawan Uber untuk informasi atau meminta bantuan mereka tanpa persetujuan dari dewan.

Pada bulan Juni, karyawan Uber telah membuat petisi internet, menuntut dewan agar mengembalikan Kalanick pada posisi CEO. 


(MMI)

Video /