Google Tawarkan Rp400 Triliun Demi Beli Snapchat?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 04 Aug 2017 11:48 WIB
media sosialgooglesnapchat
Google Tawarkan Rp400 Triliun Demi Beli Snapchat?
Snapchat dikabarkan menolak tawaran akuisisi Google.

Metrotvnews.com: Pada 2013, Facebook menawarkan USD3 miliar (Rp40 triliun) untuk mengakuisisi Snap. Snap -- yang ketika itu masih bernama Snapchat -- menolak tawaran tersebut.

Sekarang, muncul kabar yang menyebutkan bahwa Snap juga telah menolak tawaran USD30 miliar (Rp400 triliun) dari Google. Business Insider melaporkan, tawaran ini adalah "rahasia umum" di kalangan industri teknologi dan eksekutif senior Snap.

Diskusi tentang akuisisi memang sempat memanas sebelum Snapchat melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada awal bulan Maret lalu. Meskipun begitu, disebutkan, pembicaraan informal memang biasanya juga terjadi ketika IPO atau pengumpulan dana. 

Tidak diketahui seberapa serius Google untuk mengakuisisi Snap. Namun, Snap menyebutkan, rumor itu salah sementara Google menolak untuk berkomentar. Salah satu narasumber menyebutkan, tawaran ini tetap berlaku bahkan sejak Snap melakukan IPO.

Saat ini, Snap memiliki valuasi sekitar USD15 miliar (Rp200 triliun). Jumlah yang ditawarkan oleh Google 2 kali lipat dari nilai perusahaan saat ini dan 10 kali lipat dari tawaran Facebook pada 2013. 

Meskipun Google gagal mengakuisisi Snap, CapitalG yang ada di bawah Alphabet, induk perusahaan Google, ikut berpartisipasi dalam pendanaan Seri F Snap, yang membuat perusahaan tersebut dihargai USD20 miliar (Rp26,6 triliun).

Mengingat CEO Snap, Evan Spiegel dikenal karena kemandiriannya, kecil kemungkinan dia akan menjual perusahaannya ke Google. Tapi, Google dan Snap tetap memiliki hubungan dekat, karena Snapchat adalah pelanggan Google Cloud. Selain itu, secara internal, Snap juga menggunakan sekumpulan aplikasi Google. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.