Ada Malware Cryptomining di Update Adobe Flash

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 12 Oct 2018 22:40 WIB
cyber security
Ada Malware Cryptomining di Update Adobe Flash
Ilustrasi. (Getty Images)

Jakarta: Meksipun tren uang kripto tidak seheboh awal tahun ini, masih banyak peretas yang beraksi dengan menyusupkan malware cryptomining atau penambang uang kripto ke banyak perangkat korban.

Dikutip dari TheNextWeb, perusahaan keamanan siber Palo Alto Networks menemukan bahwa ada malware cryptomining di aplikasi launcher atau update Adobe Flash dengan trik yang tidak mudah diketahui orang awam.

Seperti yang diketahui bahwa Adobe Flash merupakan salah satu elemen atau plugin yang sering dijumpai pada aplikasi peramban internet. Adobe Flash mendukung kontem multimedia dari sebuah situs agar bisa berjalan di peramban internet.

Dijelaskan bahwa peretas membuat updater palsu yang berisi malware cryptomining. Namun, updater tersebut akan menyediakan update Adobe Flash yang asli agar tidak mencurigakan. Jadi korbannya tetap mendapatkan update, tapi sekaligus malware.

Awalnya peneliti Palo Alto Networks menemukan 113 file updater Adobe Flash Player yang anehya tidak berada di dalam layanan server milik Adobe. Rupanya itu berisi bot cryptomining untuk mata uang Monero.

Bot cryptomining ini tidak bekerja sejak awal update Adobe Flash. Saat update tersebut sudah terpasang, bot cryptomining langsung terhubung ke server dan dompet uang kripto milik peretas.

Sejauh ini pihak Adobe dikabarkan terkait penemuan ini, tetapi belum memberikan jawaban atas permasalahan tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.