Lebih Tegas, Facebook Tampilkan Akun Bot Rusia yang Anda Ikuti

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 23 Nov 2017 08:11 WIB
facebook
Lebih Tegas, Facebook Tampilkan Akun Bot Rusia yang Anda Ikuti
Untuk memperbaikin namanya di mata pemerintah Amerika Serikat sebagai layanan media sosial terpopuler di dunia, Facebook terus melakukan pembersihan layanannya dari akun dan konten propaganda buatan pemerintah Rusia.

Jakarta: Facebook kerap mendapat teguran dari pemerintah Amerika Serikat. Layanan milik Mark Zuckerberg tersebut terbukti lengah dan disusupi oleh pihak Rusia yang mengacaukan pemilihan presiden di Amerika Serikat tahun lalu.

Facebook telah memenuhi panggilan pemerintah Amerika Serikat untuk melaporkan jumlah akun dan konten di Facebook yang terbukti dibaliknya adalah propaganda Rusia.

Akun-akun tersebut kemudian digunakan untuk membeli layanan iklan di Facebook dengan nilai hingga ratusan ribu USD. Demi memperbaiki nama baik, layanan media sosial terbesar dunia tersebut telah menerapkan beberapa langkah serius.



Hari ini, lewat halaman blog resmi Facebook, mereka mengumumkan segera menghadirkan portal layanan khusus bagi pengguna Facebook apakah mereka mengikuti akun atau halaman grup yang merupakan akun bot atau rekayasa yang dilakukan oleh pihak Rusia.

Layanan ini tidak hanya digunakan pada Facebook, tapi juga Instagram. Facebook menjanjikan layanan tersebut sudah bisa dipakai di akhir tahun ini. Di dalamnya akan tersedia data akun bot yang terdeteksi sejak Januari 2015 hingga 2017, sesuai rentang waktu masa pemilihan presiden tahun lalu.

Namun, pengguna layanan tersebut nantinya hanya memperoleh informasi yang berisi akun bot rekayasa Rusia, yang tanpa sadar Anda ikut atau follow lewat akun Facebook Anda sendiri. Jadi, Anda tidak akan mengetahui secara utuh apa saja akun bot yang sudah terdeteksi Facebook.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.