Setelah Apple, Giliran Foxconn Tanam Uang di Didi Chuxing

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 09 Sep 2016 14:32 WIB
transportasi berbasis aplikasi
Setelah Apple, Giliran Foxconn Tanam Uang di Didi Chuxing
Foxcoon tanam uang di layanan transportasi Didi Chuxing

Metrotvnews.com: Foxconn menjadi perusahaan besar berikutnya yang menanamkan investasi pada salah satu mantan kompetitor utama Uber di Tiongkok, Didi Chuxing.

Hal ini diumumkan langsung oleh Foxconn, dengan total investasi mencapai USD119 juta (sekitar Rp1,5 triliun) untuk kempemilikan saham sebesar 0,35 persen. Investasi ini membuat Didi Chuxing memiliki nilai USD33,8 miliar (sekitar Rp442 triliun).

Investasi Foxconn ke industri yang tidak pernah mereka jamah sekali ini menandakan bahwa mereka sedang mengamankan “pijakan” untuk tren teknologi di masa depan.

Seperti yang dikutip dari Reuters, langkah ini dinilai cukup menarik, apalagi seperti kita ketahui bahwa Foxconn adalah pabrikan yang memproduksi komponen untuk Apple.

Sebelumnya, Apple sudah lebih dulu menanamkan uang di Didi Chuxing senilai USD1 miliar pada bulan Mei lalu. Bersama Foxconn mereka sedang sibuk mengerjakan proyek mobil elektrik, bernama Project Titan, yang kabarnya melibatkan ratusan karyawan Apple.

Tidak seperti perusahaan teknologi lainnya, Apple tidak bekerja sama dengan produsen mobil terkemuka, dan lebih suka menyembunyikannya di hadapan publik.

Investasi Foxconn pada Didi Chuxing bisa saja untuk penerapan mobil elektrik mereka dalam layanan transportasi berbasis aplikasi di Tiongkok.

Pasalnya, Didi Chuxing saat ini tidak mempunyai kompetitor yang kuat, setelah sebelumnya berhasil mengakuisisi Uber Tiongkok. Langkah tersebut membuat Uber menyerah, dan memilih memfokuskan pasarnya di negara lain.

Tidak hanya di negara sendiri, Didi Chuxing juga menunjukkan taringnya di pasar Asia Tenggara, dengan menanamkan investasi pada layanan sejenis, Grab. Tujuannya juga sama, yaitu untuk mengalahkan Uber memutuskan fokus di pasar lainnya, termasuk Asia Tenggara.
 


(MMI)

Video /