F5 Networks Tawarkan Solusi Cloud Hybrid

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 07 May 2015 18:44 WIB
f5 networks
F5 Networks Tawarkan Solusi Cloud Hybrid
F5 Networks tawarkan solusi cloud dan hybrid untuk perusahaan

Metrotvnews.com, Jakarta: F5 Networks hari ini, Kamis (7/5/2015), mengumumkan strateginya yang dapat membantu perusahaan di Indonesia memastikan kelancaran serta keamanan pengiriman akses dari/menuju aplikasi yang terdapat di berbagai platform (on-premise, cloud, hybrid), dan perangkat yang digunakan untuk mengakses aplikasi tersebut.

Pada kesempatan yang sama, F5 Networks juga merilis sebuah laporan studi hasil kolaborasi dengan Frost & Sullivan yang berjudul ‘The New Language of Cloud Computing’ di Indonesia. Hasil studi ini mengungkap tren dan perkembangan digunakannya solusi berbasis cloud oleh perusahaan-perusahaan di wilayah Asia Pasifik.

Lebih dalam lagi, terungkap pula fakta yang menunjukkan terjadinya peningkatan fokus dan usaha enterprise di wilayah Asia Pasifik dalam mengadopsi komputasi cloud. Sebanuak 58,6% dari para pengambil keputusan di perusahaan tersebut mengidentifikasi komputasi cloud sebagai prioritas utama mereka untuk 12 bulan ke depan.

Selain itu, 91% enterprise di wilayah Asia Pasifik berada di posisi antara telah menggunakan layanan cloud, sedang merencanakan penerapan cloud di perusahaan, atau sudah dalam tahap penerapan. Fakta lainnya memperlihatkan bahwa 47,4% enterprise di wilayah ini sedang berencana untuk melengkapi fungsionalitas sistem IT mereka dengan layanan cloud, 24,9% enterprise berencana untuk meningkatkan kualitas sistem mereka, serta 20,7% menambahkan fungsionalitas baru ke dalam sistem mereka.

“Waktu time-to-market sangatlah krusial di lanskap persaingan bisnis yang sangat kompetitif seperti di Indonesia. Hal ini bisa menjadi faktor penentu dalam keberhasilan bisnis di pasar,” ujar Fetra Syahbana, Country Manager Indonesia, F5 Networks.

“Sejak memperkenalkan Synthesis pada tahun lalu di Indonesia, perusahaan kami telah mampu menyinergikan perkembangan ini menuju hybrid dengan pemahaman terhadap alat dan layanan yang dibutuhkan pelaku bisnis untuk mengoptimalkan pemanfaatan komputasi cloud, baik dari segi penghematan biaya maupun transformasi bisnis.”

Studi ini juga menunjukkan pemahaman yang kuat tentang manfaat sesungguhnya dari layanan cloud selain sekadar penghematan biaya, yaitu untuk mendorong inovasi model bisnis dan eksperimen tanpa meningkatkan capital expenditure (CAPEX) atau risiko lainnya.

Tiga dari empat pengambil keputusan di perusahaan setuju bahwa layanan cloud merupakan solusi untuk “mempercepat waktu time to market dan meningkatkan daya saing” sementara 70% setuju bahwa komputasi cloud “adalah komponen penting dalam berbagai strategi transformasi bisnis.”

Di dalam ranah tersebut, perusahaan secara khusus telah berhasil mengembangkan F5 BIG-IQ Cloud untuk membantu bisnis dengan mulus (serta secara terpusat) mengatur dan mengotomasi layanan pengiriman akses aplikasi di infrastruktur cloud dan hybrid tanpa mengorbankan konsistensi serta kelincahan. Lebih lanjut, baru-baru ini perusahaan telah memperkenalkan Silverline, sebuah platform baru yang menyediakan layanan pengiriman akses dari/menuju aplikasi aplikasi secara hybrid.

“Terlepas dari apapun platform yang digunakan oleh perusahaan untuk menerapkan aplikasi dan juga beragamnya perangkat yang digunakan untuk mengakses aplikasi, kami hadir untuk membantu enterprise memastikan akses dari/menuju aplikasi mereka dikirimkan secara cepat, aman, dan selalu tersedia untuk penggunanya,” kata Fetra.
 


(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.