Para Fans Apple Merasa Dikhianati dengan MacBook Terbaru

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 11 Mar 2015 14:06 WIB
macbook
Para Fans Apple Merasa Dikhianati dengan MacBook Terbaru
Saat MacBook diumumkan pada acara Spring Forward (theverge)

Metrotvnews.com: "Persetan dengan mereka," tulis MJ dalam akun Twitter miliknya kemarin, Selasa (10/3/2015). MJ sedang berbicara mengenai Apple yang baru saja merilis new MacBook.

MJ tak sendiri, banyak orang lain yang menuliskan hal yang sama. Saat ini, Apple sedang dibenci para fans setianya. Para konsumen merasa dikhianti dengan kemunculan MacBook dengan desain yang sangat berbeda dari pendahulunya.


 
MacBook terbaru lebih menyerupai sebuah tablet daripada laptop. Ia hanya memiliki satu port. Dan hal inilah yang menjadi alasan kenapa begitu banyak orang marah.
 
Sebagian besar komputer punya beberapa port. Biasanya, terdapat satu port untuk mengisi baterai, beberapa port USB, dan satu port untuk video. MacBook terbaru menggabungkan semua ini ke dalam satu port, USB-C.

Artinya, pengguna MacBook kini tak bisa lagi mengisi baterai MacBook dan iPhone mereka pada saat bersamaan. Atau menggunakan USB sambil memproyeksikan video dari MacBook tersebut ke layar eksternal.
 
Meskipun begitu, Apple pasti melihat adanya pasar untuk komputer seperti MacBook terbaru mereka. MacBook ini adalah laptop yang cocok digunakan untuk membuka Facebook dan Twitter. Prosesor Intel yang digunakan pada laptop ini juga tampaknya tidak cukup kuat untuk bermain game, meski ia dapat memutar GIF tanpa ada masalah. Pada acara Spring Forward kemarin, Apple menunjukkan bahwa MacBook ini bukanlah laptop untuk mengedit foto.
 
Seperti dilansir Tech Crunch, orang-orang memiliki ekspektasi tinggi terhadap Apple. Untuk suatu alasan, para fans merasa bahwa Apple harus memberikan produk yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Jika tidak, maka mereka akan merasa dikhianati. Hal ini juga pernah terjadi saat MacBook Air pertama kali diluncurkan.
 


Apple meluncurkan MacBook Air pertama di tahun 2008. Ia dihargai $1.799 (Rp 23,6 jt). Dan seperti MacBook terbaru, Apple membuat perubahan drastis pada MacBook Air. MacBook Air tidak memiliki beberapa port yang biasa ditemukan pada laptop lainnya. MacBook Air hanya memiliki port untuk mengisi baterai, satu port USB dan port Micro-DVI tanpa ada CD-ROM dan port Ethernet. Dan di tahun 2008, tidak adanya dua hal ini adalah masalah besar karena software masih disimpan dalam CD dan Wi-Fi tidak mudah untuk ditemukan. Dan saat itu, para fans Apple juga merasa terkhianati.
 
Pada akhirnya, Apple memutuskan untu menghilangkan port Ethernet dari semua jajaran MacBook. Dan sekarang ini, MacBook Air adalah laptop dengan harga paling terjangkau dari Apple.
 
Nantinya, Apple mungkin akan menurunkan harga dari MacBook hingga di bawah $1.000 (Rp 13 jt). Tampaknya nantinya, MacBook akan menjadi satu-satunya laptop dari Apple dengan harga terjangkau sementara MacBook Pro akan menjadi pilihan bagi Anda yang ingin dapat menggunakan port USB, slot SD Card dan power adapter.
 
Meski sekarang ini, MacBook Air 13-inci adalah pilihan yang lebih baik daripada MacBook. Daya baterai dari kedua laptop itu hampir sama dan Air masih memiliki prosesor yang lebih canggih dengan port. Lagipula, para fans tidak pernah mengatakan bahwa mereka ingin MacBook Air yang lebih tipis.

Bagaimana dengan Anda?


(ABE)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

3 days Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.