Potong Pulsa, Strategi Tri Dongkrak Milenial Konsumsi Konten Digital

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 03 Jul 2018 17:55 WIB
telekomunikasitri
Potong Pulsa, Strategi Tri Dongkrak Milenial Konsumsi Konten Digital
Acara Tri di Jakarta, Selasa 3 Juli 2018

Jakarta: Hutchinson Tri Indonesia menerapkan strategi baru untuk terus membuat pelanggannya loyal.

Melihat tren konten digital yang sangat digemari dan konsumsi terbesar pelanggan kalangan milenial, Tri hari ini memperkenalkan layanan terbarunya lewat kampanye #BayarPakaiPlusaTri.

Tri mengumumkan kerja samanya dengan beberapa penyedian konten digital untuk memberikan akses pembayaran yang mudah lewat sistem potong pulsa Tri.

Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto menuturkan bahwa hal ini untuk memecah batas di kalangan milenial dalam mengakses konten digital.

"Beberapa penyedia konten digital biasanya menjual layanan tambahan mereka tapi dengan akses seperti metode pembayaran dengan menggunakan kartu kredit. Sementara di milenial di Indonesia tidak banyak yang memiliki kartu kredit," ungkap Dolly.

Dia mengutip data tentang kepemilikian kartu kredit di Indonesia yang hanya mencapai 6,6 persen atau 17,4 juta jiwa dari total jumlah penduduk Indonesia. Tentu saja, angka tersebut tidak mencakup kalangan milenial Tri yang juga mendominasi jumlah pelanggan.

Apalagi kalangan milenial atau yang disebut juga sebagai Gen Z di Indonesia mengisi komposisi penduduk sebagai populasi terbesar keempat. 

"Jadi kami ingin menghilangkan hambatan bagi pelanggan kami untuk mengakses lebih banyak konten digital lewat sistem pembayaran potong pulsa. Tri sudah bekerja sama dengan banyak penyedia konten digital untuk mendukung pembayar pakai pulsa Tri," jelas Dolly.

Beragam penyedia konten digital sudah digandeng Tri untuk mendukung sistem pembayaran potong pulsa Tri, mulai dari layamam streaming Spotify, Joox, Deezer, dan pembelian konten di dalam mobile game seperti Mobile Legends dan Rules of Survival.

Tri juga sudah menggandeng layanan streaming film Viu dan Hooq untuk memperbanyakan jenis penyedia konten digital yang digemari oleh kalangan milenial.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.