Telkomsel: Asian Games 2018 Kesempatan Indonesia Rasakan 5G

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 11 May 2018 23:18 WIB
telkomseltelekomunikasi
Telkomsel: Asian Games 2018 Kesempatan Indonesia Rasakan 5G
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah.

Lombok: Dalam konferensi pers sekaligus media gathering nasional yang digelar Telkomsel hari ini di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah sempat membahas implementasi 5G di Indonesia.

Seperti yang diketahui bahwa Telkomsel akan menjadi yang pertama melakukan demo implementasi 5G. Telkomsel rencananya akan mendemokan implementasi 5G pada ajang Asian Games 2018 yang akan di gelar di kota Jakarta dan Palembang tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Ririek menuturkan bahwa mereka siap mendemokan implementasi 5G, tapi belum akan mengimplementasikan lebih jauh, apalagi mengkomersialkannya.

"Saya juga tahu 5G sedang ramai dibahas karena pada akhir tahun lalu pengembangan 5G di -freeze dahulu untuk dicari kesepatakan standarnya dan kini sudah disepakati oleh para stakeholder. Hype dari 5G juga sangat besar, tapi masih butuh waktu untuk segera diimplementasikan di Indonesia," tutur Ririek.

Alasannya, menurut Ririek alat yang digunakan untuk menyebarkan jaringan 5G masih tergolong besar, sehingga implementasinya dalam beberapa kebutuhan akan masih terbatas.

"Tantangan terbesar lainnya adalah soal spektrum yang digunakan untuk 5G karena dibutuhkan spektrum 3,5GHz yang dibutuhkan 5G saat ini dipakai untuk satelit, sedangkan 2,8GHz untuk kawasan tropis di Indonesia kualitas menurun saat hujan. Selain itu spektrum yang tersedia di Indonesia saat ini juga masih tergolong kecil dibandingkan negara lain," jelas Ririek.

Harus ada kesepakatan antar pihak untuk menyiapkan spektrum yang optimal untuk mengimplementasikan 5G di Indonesia.

Ririek belum melihat contoh kasus pemanfaatan 5G yang bisa mendorong teknologi tersebut segara dikomersialisasikan tapi dia sudah membyangkan pemanfaatan 5G di Indonesia ke depannya.

Ririek juga menyatakan 5G akan didemokan di kawasan Gelora Bung Karno pada ajang Asian Games 2018, dan nantinya masyarakat bisa mencicipi seperti apa kualitas jaringan 5G. Dia mengakui Telkomsel telah melakukan uji coba 5G di laboratorium mereka dan berhasil tembus 1GB per detik.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.