Bos AI Google Hijrah ke Apple

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 04 Apr 2018 12:16 WIB
applegooglekecerdasan buatan
Bos AI Google Hijrah ke Apple
John Giannandrea. foto: Tech Crunch

Jakarta: John Giannandrea, mantan Head of Search and Artificial Intelligence, Google kini bekerja untuk Apple. Pengumuman ini muncul satu hari setelah Giannandrea mengumumkan pengunduran dirinya dari Google. 

Giannandrea adalah seorang ahli pembelajaran mesin (machine learning) yang bergabung dengan Google pada 2010. Menurut Engadget, dia akan mengepalai "strategi pembelajaran mesin dan AI" dan akan langsung bertanggung jawab pada CEO Tim Cook. 

Masih belum diketahui apakah Apple memiliki rencana khusus untuk Giannandrea, tapi Cook menyebutkan dalam pesan yang dikirimkan pada para karyawan bahwa Giannandrea memiliki "komitmen yang sama dengan kami terkait privasi dan pendekatan kami."

Dengan kata lain, Cook tidak akan mulai menambang data pengguna demi Giannandrea hanya karena dia pernah bekerja di Google. 

Ketika Giannandrea mengundurkan diri, pada awalnya, dia disebutkan akan tetap bekerja di Google. Namun, dia tampaknya mengubah keputusannya ini. Kemungkinan lainnya adalah sejak awal, dia memang ingin pindah ke Apple.

Apapun alasannya, Giannandrea memiliki peran penting dalam Google dalam waktu beberapa tahun belakangan. Dialah orang yang mendorong teknologi AI menjadi pusat dari produk Google.

Terlihat jelas, Giannadrea sukses melakukan ini. Google Assistant ada di banyak perangkat, dan teknologi machine learning bisa digunakan dalam banyak hal, mulai dari fotografi mobile sampai pencarian gambar.

Keputusan Apple ini menunjukkan keseriusan mereka untuk meningkatkan kualitas mereka. Apple adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan asisten virtual pada smartphone dengan Siri. 

Sayangnya, popularitas Siri dengan cepat kalah oleh asisten virtual lain buatan Amazon, Google dan Microsoft. Soal menjawab pertanyaan, Siri tidak sebaik asisten virtual buatan pesaing Apple.

Giannandrea mungkin tidak bisa langsung membuat Siri sama baiknya dengan Assistant -- mengingat Google juga memiliki mesin pencari sendiri -- tapi setidaknya dia bisa memastikan Siri tidak kalah dari para pesaingnya.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

4 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.