Tim Cook: Hoax Bunuh Pikiran Masyarakat

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 14 Feb 2017 10:15 WIB
applehoax
Tim Cook: Hoax Bunuh Pikiran Masyarakat
CEO Apple, Tim Cook. (AFP PHOTO / dpa / Bernd Thissen )

Metrotvnews.com: CEO Apple Tim Cook ingin industri teknologi mengambil tindakan melawan "berita bohong" yang kini memenuhi internet.

"Harus ada kampanye besar-besaran. Kita harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Cook, seperti yang dikutip dari CNN Money.

Kepada The Daily Telegraph, Cook juga berkata, "Semua perusahaan teknologi harus membuat tool yang membantu untuk mengurangi jumlah berita bohong."

Para pemimpin perusahaan teknologi lain, seperti Mark Zuckerberg dari Facebook, juga telah berbicara tentang maraknya berita palsu dalam beberapa bulan ini. Namun, komentar Cook jauh lebih jujur. Dia berkata, berita palsu dan hoax "membunuh pikiran orang-orang." Dia juga menyebut berita palsu sebagai "masalah besar di banyak negara".

Istilah "berita palsu" pada awalnya mengacu pada berita online yang dibuat untuk menipu pembaca. Sering, berita ini dibagikan di Facebook atau media sosial lain untuk menciptakan keuntungan bagi kreatornya. Kali lain, berita bohong dibuat sebagai propaganda untuk kepentingan politik. 

Berita-berita propaganda mendapatkan perhatian besar, baik sebelum atau sesudah pemilu Amerika Serikat. Berita-berita karangan dengan judul seperti "Paus Francis kejutkan dunia, dukung Donald Trump untuk jadi presiden" berhasil mendapatkan jutaan pembaca.

Dari sinilah peran perusahaan seperti Apple.

Cook berkata, "Banyak dari kita yang hanya protes tapi tidak tahu apa yang harus kita lakukan." Dia mendorong pelaku teknologi dan kaum terpelajar mencari cara mengatasi berita palsu.

"Kita perlu versi modern dari kampanye pengumuman layanan masyarakat. Ini bisa dilakukan dengan cepat hanya jika ada kemauan," ujar Cook. "Sekarang, pelajaran baru dibutuhkan untuk anak modern, untuk anak digital."

Sekarang, memang ada beberapa sekolah yang secara mandiri berusaha untuk mengajarkan literasi media, dengan fokus pada kemampuan digital. Namun, tidak semua sekolah melakukan hal ini. Saat ditanya apakah Apple akan berkomitmen untuk mendanai kampanye PSA (Public Safety Academy), juru bicara Apple menolak untuk berkomentar.

Cook juga menyarankan agar perusahaan teknologi ikut membantu mengatasi berita bohong, meski dia menambahkan, "Kita harus melakukan ini tanpa membatasi kebebasan berbicara dan media."

Aplikasi Apple News sendiri dianggap cukup bisa dipercaya sebagai tempat untuk menemui informasi yang benar. Ia juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pengguna untuk menandai berita palsu atau ujaran kebencian. 


(MMI)

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3
Review Smartphone

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3

5 days Ago

Sama seperti ponsel Oppo sebelumnya, F3 mengunggulkan kamera depan. Ponsel ini dilengkapi denga…

BERITA LAINNYA
Video /