Google dan Facebook Bangun Kabel Internet, Kecepatan 120Tbps

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 13 Oct 2016 18:40 WIB
facebookgoogle
Google dan Facebook Bangun Kabel Internet, Kecepatan 120Tbps
Google dan Facebook akan buat jaringan untuk hubungkan LA dan Hong Kong. (Google)

Metrotvnews.com: Google dan Facebook mengumumkan kerja sama dengan Pacific Light Data Communications Company dan TE SubCom untuk membangun jaringan bawah laut pertama yang menghubungkan Los Angeles dengan Hong Kong. 

Jaringan yang dinamakan Pacific Light Cable Network ini akan selesai di tahun 2018. Jaringan kabel tersebut memiliki panjang 12.800 km dan dapat mengirimkan 120 terabits per detik. Dengan begitu, lapor Engadget, Facebook dan Google akan lebih mudah untuk memperluas jangkauan mereka di Asia.

Seperti yang dijelaskan oleh Director of Networking Infrastructure Brian Quigley dalam sebuah blog, kapasitas data PLCN akan mengalahkan kecepatan tertinggi yang saat ini dipegang oleh jaringan fiber trans-Pasifik yang pendanaannya didukung Google. 

PLCN memiliki kapasitas yang cukup besar sehingga 80 juta orang di Hong Kong dapat melakukan panggilan video dengan kualitas HD ke Los Angeles pada waktu yang sama.

Selain itu, ia juga akan membuat Google Cloud Platform -- yang mendukung layanan seperti Spotify dan sebagian dari iCloud -- menjadi penyedia layanan public cloud dengan jaringan backbone terbesar.

Untuk pengguna di kawasan Asia Pasifik, keberadaan PLCN berarti aplikasi G Suite dari Google akan lebih responsif. Dibangunnya PLCN juga berarti Google dan Facebook akan lebih mudah menjangkau negara-negara di Asia dan membuka kesempatan untuk memasuki negara-negara berkembang.

Di bulan Mei lalu, Facebook bekerja sama dengan Microsoft untuk membangun kabel bawah laut yang menghubungkan Virgina Utara dengan Bilbao, Spanyol. 

Sementara di bulan Juni, kabel bawah laut yang menghubungkan Amerika Serikat dan Jepang resmi beroperasi. Google merupakan salah satu penyumbang dana untuk proyek tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.