Beli THX, Razer Mau Bawa Gaming ke Dunia Baru

Riandanu Madi Utomo, Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 18 Oct 2016 12:13 WIB
razer
Beli THX, Razer Mau Bawa Gaming ke Dunia Baru
THX kini telah dibeli oleh Razer.

Metrotvnews.com: Razer, perusahaan yang dikenal sebagai produsen mouse gaming, kemarin mengumumkan bahwa mereka telah membeli THX, yang dikenal dengan audio-nya yang bertenaga.

Pada 1983, George Lucas menciptakan THX untuk memastikan film "Return of the Jedi" memiliki audio berkualitas saat diputar di bioskop. Sejak saat itu, THX bergerak di bidang sertifikasi sistem audiovisual. Bersama-sama, Razer berharap mereka dapat mendominasi di dunia hiburan. Sayangnya, Razer tidak menyebutkan harga yang harus mereka bayarkan, lapor CNET.

Menurut CEO Razer Min-Liang Tan dan CEO THX Ty Ahmad-Taylor, merek Razer dan THX tidak akan menghilang. Tidak hanya itu, kedua perusahaan itu juga akan tetap berdiri secara terpisah. Namun, status THX, yang dikenal sebagai organisasi yang telah lama bergerak di bidang teknologi dan sertifikasi audio, akan berubah menjadi sebuah startup independen yang bergerak di bawah kepemimpinan Razer.

"Keduanya memiliki tujuannya masing-masing, memiliki pelanggannya masing-masing dan mengurus manajemen dan memiliki visi sendiri," kata Tan. Razer berencana untuk tetap mempekerjakan 50 orang yang saat ini bekerja untuk THX.

Sementara THX berencana untuk mempekerjakan 10 - 15 orang lagi untuk memperluas jangkauan bisnis sertifikasinya, kata Ahmad-Taylor.

Tan juga menyebutkan, mereka tidak akan melakukan cross-branding seperti "THX oleh Razer". Tujuannya melakukan akuisisi adalah agar THX dan Razer dapat bekerja sama di belakang layar.

"Kami melihat adanya potensi besar untuk menggunakan keahlian THX untuk digunakan pada kategori baru seperti virtual reality dan spacial surround sound," kata Tan. Dia menambahkan, paten milik THX di area tersebut mungkin akan bermanfaat.

Engaget mengatakan, THX sendiri tengah dikabarkan sedang meracik sertifikasi audio baru untuk perangkat headphone, aurmented reality, dan virtual reality. Dengan demikian, perangkat dan aksesori PC yang bersertifikasi THX akan semakin menjadi kenyataan.

Selain itu, kemungkinan, Razer tertarik untuk membuat produk audio lain. "Kami adalah salah satu yang terbesar dalam industri headset, tapi kami tidak memperluas jajaran produk audio kami karena kami ingin menjadi terbaik yang ada," Kata Tan.

Sebagai salah satu produsen perangkat dan aksesori terbesar, Razer tentu akan sangat diuntungkan dengan akuisisi ini. Berbegai headset gaming, bahkan mungkin laptop dan headset OSVR  miliknya akan dibekali dengan sertifikasi khusus dari THX sehingga menambah nilai jualnya.

Namun, Razer menyebutkan, hanya karena mereka telah membeli THX, bukan berarti produk-produknya secara otomatis akan mendapatkan sertifikasi dari THX. "Kami berharap produk-produk kami akan mendapatkan sertifikasi dari THX," ujarnya.


(MMI)