Apple Kembali Produksi iPhone X?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 23 Nov 2018 12:52 WIB
appleiphoneiphone x
Apple Kembali Produksi iPhone X?
Apple meluncurkan iPhone X tahun lalu. ( Spencer Platt/Getty Images/AFP)

Jakarta: Apple kembali memproduksi iPhone X karena permintaan akan iPhone XS dan XS Max yang lebih rendah dari perkiraan.

Diduga, alasan Apple mengambil keputusan ini adalah karena mereka telah membuat perjanjian dengan Samsung untuk membeli sejumlah layar OLED.

Karena permintaan akan iPhone XS dan XS Max yang menggunakan layar OLED tahun ini tidak sebanyak permintaan Apple akan layar OLED dari Samsung, maka mereka memutuskan untuk memproduksi iPhone X yang dirilis tahun lalu. Seperti yang disebutkan oleh The Verge, Apple berhenti menjual iPhone X ketika XS dirilis.

Mengingat iPhone X lebih tua dari XS dan XS Max, biaya produksinya lebih rendah karena iPhone X menggunakan komponen dan alat manufaktur yang lebih murah.

Sebelum ini, perusahaan terkadang memang kembali memproduksi produk lama untuk memenuhi permintaan di beberapa pasar tertentu.

Kabar ini muncul tidak lama setelah muncul kabar bahwa Apple menurunkan permintaan produksi akan tiga iPhone barunya karena permintaan yang lebih rendah dari perkiraan.

Dikabarkan, iPhone XR yang memiliki harga paling terjangkau kesulitan untuk menarik hati para konsumen. Orang-orang yang memiliki dana terbatas biasanya lebih memilih untuk membeli iPhone 8 yang dirilis pada tahun lalu, yang masih tersedia hingga saat ini.

Kasus ini mirip dengan iPhone 5c, iPhone versi terjangkau yang Apple luncurkan. Namun, angka penjualan ponsel itu naik satu tahun setelah peluncuran setelah masyarakat luas tahu akan keberadaannya.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

1 week Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.