Intel Bantah Berhenti Garap Prosesor 10nm

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 23 Oct 2018 15:42 WIB
hardwareintel
Intel Bantah Berhenti Garap Prosesor 10nm
Ilustrasi prosesor.

Jakarta: Masalah produksi prosesor Intel yang menyebabkan stok di pasar berkurang dan menggangu pengembangan proseseor fabrikasi 10nm tampaknya semakin serius. Rumor ini mulai beredar ketika Intel memproduksi prosesor terbarunya.

Intel berhenti menghentikan pengembangan dan produksi prosesor dengan fabrikasi terbaru, yaitu 10nm, menurut laporan situs SemiAccurate, yang mengaku mendapatkan informasi dari orang dalam perusahaan prosesor tersebut, lapor Ars Technica.

Menariknya, Intel sanggahan resmi terhadap rumor tersebut. Ini bukanlah tindakan yang biasa Intel lakukan. Melalui akun Twitter resmi, Intel menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar dan proses pengembangan prosesor fabrikasi 10nm masih berjalan baik.
 
Hal ini membuat penilaian publik dan industri terhadap Intel memburuk. Bahkan keluarga terbaru prosesor Intel, yakni Generasi ke-9 yang terdiri dari varian model Core i9 masih diproduksi dengan fabrikasi 14nm.

Dalam laporan internal yang berhasil diperoleh situs SemiAccurate, disebutkan bahwa rencana Intel untuk menyediakan prosesor fabrikasi 10nm padai tahun depan mungkin tidak akan sesuai rencana. Selain itu, mereka juga belum akan fokus untuk membuat fabrikasi 7nm.

Sementara sang kompetitor yaitu AMD telah merilis keluarga prosesor Ryzen Generasi ke-2 2000 Series, yang sudah diproduksi dengan fabrikasi 12nm. Sekarang, mereka juga sudah memberikan fabrikasi baru berbasis 7nm kepada produsen semikonduktor pihak ketiga yaitu TSMC.

TSMC yang berbasis di Taiwan menjadi pemegang izin produksi ekslusif untuk prosesor terbaru iPhone di 2019 yang juga menggunakan fabrikasi 7nm. Ukuran fabrikasi mengacu kepada ukuran komponen transistor di sebuah prosesor.

Semakin kecil ukuran transistor makin semakin banyak transistor yang bisa dipasang dan menyisakan ruang untuk memasang teknologi lain di prosesor. Artinya prosesor akan semakin gesit dan memiliki fitur teknologi beragam.


(ELL)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

5 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.