Kecerdasan Buatan di Peramban, untuk Apa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 07 Sep 2017 19:41 WIB
iphoneopera mini
Kecerdasan Buatan di Peramban, untuk Apa?
Opera Mini untuk IPhone kini dilengkapi dengan AI.

Metrotvnews.com: Opera baru saja meluncurkan versi terbaru dari Opera Mini untuk iPhone. Salah satu perubahan yang disajikan adalah penggunaan kecerdasan buatan atau AI pada peramban tersebut. Dengan begitu, ketika pengguna membuka bagian newsfeed, maka mereka akan mendapatkan berita yang telah disesuaikan dengan kegemarannya. 

Opera menjelaskan, AI di peramban Opera Mini menggunakan intelligent ranking secara real-time. Mereka bisa melakukan ini karena menggunakan pembelajaran mesin dan deep learning. Ketika pengguna mulai mengakses konten berita, AI akan secara otomatis mengumpulkan data pengguna, seperti kategori berita dan domain situs yang dibuka. Ia kemudian akan menyusun profil pengguna berdasarkan data tersebut.

Hasilnya? Peramban akan bisa mengetahui berita yang disukai oleh pengguna. Semakin sering pengguna mengakses bagian newsfeed, semakin akurat pula pemahaman AI tentang konten yang disukai pengguna. Mengingat kecerdasan buatan ini baru dibuat satu tahun lalu, maka Opera memasukkan bagian masukan dari tim editorial lokal. Tim ini akan memantau tampilan berita yang dimunculkan oleh AI. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan menghapus konten hoaks. 

"Tujuan utama kami adalah agar seluruh pengguna memiliki kesempatan untuk mendapatkan berita sesuai dengan minat mereka masing-masing, yang tentunya terus berubah," ujar Cuautemoc Weber, Head of Global Accounts & Content, Opera Software. "Hal yang sama juga diterapkan dalam menyediakan informasi terbaru, yang mungkin tidak bisa didapatkan pengguna dari media tradisional." 

Fitur ini hanya tersedia di beberapa tertentu, salah satunya Indonesia. Selain Indonesia, fitur ini juga tersedia di Ghana, Kenya, India, Nigeria, Afrika Selatan, Tanzania dan Amerika Selatan. Ke depan, Opera juga akan menyediakannya di Rusia, Pakistan dan Bangladesh. 

Kecerdasan buatan kini memang menjadi pusat perhatian di dunia teknologi. AI diprediksi akan bisa memengaruhi berbagai sektor. Namun, penggunaan AI pada peramban Opera Mini untuk menyortir konten berita yang dilihat pengguna bisa menimbulkan efek echo chamber, yaitu perulangan informasi yang memperkuat kepercayaan pengguna. 

Di dalam sebuah echo chamber, biasanya seseorang tidak akan mempertanyakan keaslian sumber berita. Selain itu, pandangan yang berbeda biasanya tidak ditemukan, yang akan memperkuat pendapat awal seseorang.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.