IDByte 2017

Instagram Ingin Bersih dari Unsur Negatif

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 28 Sep 2017 17:03 WIB
instagram
Instagram Ingin Bersih dari Unsur Negatif
Instagram terus tambahkan fitur untuk mencegah perundungan digital

Metrotvnews.com, Jakarta: Media sosial kerap menjadi lokasi tindakan perundungan siber atau cyberbullying.
Dalam perhelatan IDByte 2017 di Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Director Community of Instagram Amanda Kelso mengungkapkan, Instagram tidak hanya mau menjaring banyak pengguna semata, tetapi juga ingin menciptakan jagat media sosial yang juga sehat dari tindakan cyberbullying.

"Dengan sifat media sosial yang bisa menghbungkan satu orang dengan orang lain hingga tercipta komunitas sudah seharusnya di dalamnya menjadi sarana untuk berbagai hal-hal positif bukan negatif," ungkapnya.

Amanda sendiri enggan menyebutkan dampak cyberbullying. Banyak sekali kasus cyberbullying yang berakhir menyedihkan. Tindakan cyberbullying di media sosial termasuk Instagram menurut Amanda kerap terjadi pada kolom komentar, sehingga membuat Instagram merilis fitur tambahan yang dipergunakan untuk menangkal hal tersebut.

Fitur tersebut memberikan bantuan kepada pengguna Instagram untuk melaporkan beragam konten negatif yang dia temukan pada unggahannya atau diunggahan lain. Jadi, pelaporan kepada tim Instragram tidak terbatas pada konten negatif tetapi juga komentar. Sebetulnya fitur ini sudah hadir jauh lebih dulu di Facebook.

Misalnya, ketika sedang menggunakan fitur Instagram Live, pengguna bisa mengontrol komentar negatif pada unggahannya, dengan cara memilih siapa yang bisa memberikan komentar. Pengguna juga bisa mengaktifkan fitur otomatis atau manual yang bisa dengan sendiri mengenali komentar berisi kata-kata yang mengarah kepada cyberbullying.

"Pengguna cukup masuk ke bagian pengaturan pada akun Instagram mereka, lalu pilih bagian 'Comments'. Di dalamnya, nanti akan ada tool berisi pengaturan komentar pada tiap unggahan. Nantinya kita akan terus menciptakan fitur yang membuat Instagram menjadi media sosial yang baik sekaligus mengajak seluruh komunitas di dalamnya ikut menciptakan dunia media sosial yang berisi hal positif dan menginspirasi orang lain," jelas Amanda.

Setiap pengguna yang melakukan laporan terhadap komentar negatif juga akan disembunyikan identitasnya dan dia menjanjikan pihak Instagram akan segera merespon setiap laporan dalam waktu singkat paling cepat 24 jam.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.