AppLift Resmi Perluas Bisnis Iklan di Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 28 Sep 2017 15:25 WIB
teknologi
AppLift Resmi Perluas Bisnis Iklan di Indonesia
AppLift resmi memperluas cakupan bisnis periklanan mobile miliknya ke Indonesia.

Metrotvnews.com, Jakarta: AppLift resmi memperluas cakupan bisnis periklanan mobile miliknya di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Perluasan cakupan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan bagian dari tonggak sejarah AppLift dalam melihat bisnis periklanan mobile di masa depan.

Ekspansi ke Indonesia tersebut didorong oleh hasil riset yang menyebut pertumbuhan bisnis AppLift di Indonesia mencapai 270 persen, dan merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Indonesia juga merupakan salah satu negara dengan angka pembelanjaan iklan mobile tinggi.

Angka pembelajaan iklan mobile di Indonesia pada 2017 mencapai USD743 juta (Rp10 triliun), dan diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar USD1,487 juta (Rp20 triliun) pada tahun 2018. Indonesia menjadi negara kesepuluh yang dirambah AppLift, setelah sebelumnya tersedia di kota San Fransisco, New York, Berlin, Moscow, Sao Paolo, Seoul, Tokyo, Shanghai, dan Bangalore.

“Kami memperluas visi tersebut dengan mengembangkan DataLift 360, sebuah platform terpadu untuk menawarkan satu akses ke semua saluran pasokan mobile kepada para pengiklan, dan mendukung pengiklan di keseluruhan siklus iklan aplikasi," ujar Vice President Korea South & East Asia AppLift, Jun Lim.

Penawaran yang disuguhkan DataLift 360 tersebut membantu pengiklan dari proses peluncuran aplikasi, pengembangan hingga mempertahankan basis pengguna. Bantuan tersebut dihadirkan AppLift dengan memanfaatkan berbagai format iklan, seperti banner, interstitials, iklan native, serta media dan video kaya konten.

DataLift 360 diklaim mencakup semua siklus iklan aplikasi, serta menyediakan alat deteksi untuk pencegahan penipuan, bernama FraudBuster. Selain itu, AppLift juga menjanjikan bantuan untuk meluncurkan aplikasi di pasar global kepada pengiklan.

Platform ini menawarkan kemampuan modular, sehingga pengguna dapat menggunakan produk sesuai dengan kebutuhan. Selain itu DataLift 360 mengusung pendekatan ROAS-centric, ditujukan untuk memaksimalkan nilai dan kualitas pelanggan. Saat ini, AppLift menangani 500 pengiklan secara global, dengan salah satu pengguna di Indonesia adalah Blibli.com.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.