Tanpa Sadar, Perusahaan Teknologi AS Dukung Rencana Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 06 Aug 2017 17:21 WIB
amerika serikatteknologitiongkok
Tanpa Sadar, Perusahaan Teknologi AS Dukung Rencana Tiongkok
Ilustrasi. (Credit Minh Uong/The New York Times)

Metrotvnews.com: Perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat, Qualcomm, membantu pemerintah Tiongkok untuk mengembangkan drone. Hal yang sama juga berlaku dalam kecerdasan buatan, teknologi mobile dan superkomputer.

Tidak hanya itu, Qualcomm juga membantu perusahaan Tiongkok seperti Huawei untuk masuk ke pasar di luar negara asalnya sebagai bentuk dukungan mereka untuk rencana Tiongkok untuk masuk ke pasar global dan membangun merek multinasional.

Menurut The New York Times, Qualcomm menyediakan uang, keahlian dan teknisi untuk membantu Beijing merealisasikan rencananya membuat perusahaan teknologi raksasa asal Tiongkok.

Perusahaan besar asal AS biasanya melindungi properti intelektual mereka dengan sangat ketat, khawatir rahasia mereka akan bocor ke pesaing. Namun, mereka tidak bisa melakukan ini di Tiongkok. Dan hal ini membuat pemerintah AS khawatir.

Untuk bisa masuk ke pasar Tiongkok, perusahaan AS dipaksa untuk memberikan teknologi, membuat perusahaan gabungan, menurunkan harga dan membantu perusahaan lokal.

Ini merupakan bagian dari rencana Presiden Xi Jinping untuk memastikan perusahaan, militer dan pemerintah Tiongkok dapat mendominasi teknologi utama seperti kecerdasan buatan dan semikonduktor. 

Pemerintahan Trump yang khawatir akan hal ini tengah mempersiapkan investigasi umum terkait potensial pelanggaran properti intelektual AS, menurut orang-orang yang tahu tentang hal ini.

Selain itu, Kongress juga mempertimbangkan cara untuk mempersulit Tiongkok untuk mendapatkan teknologi canggih dengan memperketat aturan sehingga pembelian aset dan transfer teknologi bisa dibatasi. 

Dalam hal ini, kebutuhan ekonomi dan tuntutan keamanan nasional sejalan. Salah satu kekhawatiran yang ada adalah jika perusahaan AS bekerja sama dengan Tiongkok, mereka akan menghancurkan bisnis mereka sendiri serta memberikan teknologi penting yang digunakan oleh militer, keamanan dan divisi luar angkasa AS.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.