MWC Shanghai 2017

Keamanan Perangkat IoT Lebih Penting dari Smartphone, Kenapa?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 30 Jun 2017 18:10 WIB
teknologiqualcomm
Keamanan Perangkat IoT Lebih Penting dari Smartphone, Kenapa?
Keamanan perangkat IoT tidak kalah penting dari smartphone.

Metrotvnews.com, Shanghai: Keamanan perangkat Internet of Things lebih penting daripada smartphone. Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh Vice President, Product Management, Qualcomm, Seshu Madhavapeddy dalam acara MWC Shanghai.

Alasannya adalah karena smartphone memiliki "penjaga" yang akan ada di sampingnya selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Sementara perangkat IoT biasanya diletakkan di tempat yang jarang terlihat. Tanpa fitur keamanan yang memadai, perangkat IoT akan bisa mudah diretas, dan hal ini bisa menyebabkan bencana.

Hal ini terjadi pada Oktober tahun lalu. Ketika itu, banyak perangkat IoT dimanfaatkan untuk melakukan serangan DDoS (Distributed Denial of Service) pada Dyn, yang melumpuhkan berbagai layanan populer seperti Twitter dan Spotify.

Selain keamanan, ada beberapa hal lain yang membuat perangkat IoT jauh berbeda dari smartphone. Salah satunya adalah kemampuan untuk memproses input suara. "Karena biasanya perangkat IoT tidak memiliki layar, cara input yang paling natural adalah melalui suara," ujar Seshu.

"Dan ini sudah mulai terealisasi. Ada banyak perusahaan yang menggunakan AI sebagai asisten virtual. Asisten virtual ini tidak hanya mengenali suara Anda, tapi tahu apa yang Anda tanyakan."

Seshu menyebutkan, deep learning juga mulai menjadi teknologi yang harus ditanamkan dalam perangkat IoT. Menurutnya, pada beberapa perangkat IoT, tanpa deep learning, maka produk itu tidak akan berfungsi dengan baik. Dia mencontohkan pembersih debu robotik. Jika pembersih debu itu tidak bisa mendeteksi hal-hal yang seharusnya tidak dia bersihkan, maka itu justru akan menimbulkan masalah. 

Fitur lain yang membedakan smartphone dengan perangkat IoT adalah kamera. Pada ponsel, kemampuan untuk mengambil foto di tempat gelap adalah fitur tambahan yang tidak harus dimiliki sebuah smartphone. Sementara pada perangkat IoT, kamera keamanan khususnya, fitur itu adalah fitur penting yang harus ada.

Itulah sebabnyna, ujar Seshu, meskipun Qualcomm memiliki pondasi kuat berkat keahliannya dalam mengembangkan prosesor mobile, untuk membuat prosesor perangkat IoT, masih ada banyak hal yang harus mereka sesuaikan. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.