Melihat Tren IoT Sebagai Peluang, TP-Link Rilis 4 Produk Sekaligus

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 26 Sep 2018 14:43 WIB
tp-link
Melihat Tren IoT Sebagai Peluang, TP-Link Rilis 4 Produk Sekaligus
Peluncuran empat produk terbaru dari TP-Link.

Jakarta: Marketing Manager TP-Link Indonesia, Biko Yoshia melihat bahwa internet menjadi salah satu aspek kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa dilepaskan lagi. Saat ini, setiap aktivitas dimudahkan oleh teknologi digital tersebut.

"Konsep Internet of Things (IoT) dengan sendirinya terbentuk karena cara kita mengonsumsi internet. Kini semua perangkat bisa terhubung lewat internet, hal ini membuat konsumen ingin kualitas serta manfaat lain yang bisa diperoleh dari internet," jelas Yoshia.

Bagi Yoshia dan perusahaan tempatnya bernaung, ini adalah peluang bagus bagi TP-Link untuk merilis beragam produk yang dapat menyediakan internet berkualitas sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat lain.

Kemarin, Selasa, 25 Spetember 2018, TP-Link memperkenalkan empat produk terbarunya sekaligus. Produk-produk itu tidak hanya datang dari segmen router tapi juga perangkat rumah pintar atau smart home.

" Di segmen router kami menyediakan solusi seusai kebutuhan konsumen yakni router mainstream, router gaming dan wireless outdoor access point untuk kalangan bisnis. Router gaming kali ini adalah produk pertama dari TP-Link," ucap Yoshia.

TP-Link memperkenalkan router mainstream berupa wireless router 4G LTE TL-MR6400. Sesuai namanya, router ini tidak hanya bisa digunakan layaknya router rumahan tapi juga wireless router karena perangkat ini telah dilengkapi dengan slot kartu SIM untuk sumber internet.

Sementara untuk router gaming, TP-Link memperkenalkan Archer C5400X. Meskipun hadir sebagai router gaming pertama mereka, Archer C5400X sudah mendukung teknologi Tri-Band MU-MIMO seperti router gaming atau router premium di pasar.

Untuk solusi bisnis, TP-Link menyediakan wireless outdoor access point TP-Link CPE610 yang berfungsi layaknya sebuah menara BTS. Perangkat ini akan dapat memberikan jangkauan internet di titik yang tidak terjangkau.

TP-Link mengklaim TP-Link CPE610 mampu bertahan dari kondisi cuaca yang dapat menggangu kekuatan sinyal. Selain itu TP-Link CPE610 juga disebut mampu memberikan jangkauan cakupan WiFi internet hingga 30km.

Terakhir, TP-Link mengusung konsep smart home atau rumah pintar dengan menyediakan smart bulb atau lampu TP-Link LB130 yang bisa diaktifkan dan dioperasikan dari jarak jauh melalui aplikasi TP-Link. Lampu ini juga sudah mendukung perintah suara menggunakan dukungan Google Assisstant dan Amazon Alexa.


(ELL)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.