Red Hat Mulai Tawarkan Enterprise Linux 7.5 untuk Hybrid Cloud

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 11 May 2018 15:36 WIB
red hatcorporate
Red Hat Mulai Tawarkan Enterprise Linux 7.5 untuk Hybrid Cloud
Ilustrasi: ZDNet

Jakarta: Red Hat mengumumkan ketersediaan umum Red Hat Enterprise Linux 7.5.

Berfungsi sebagai sebuah fondasi lingkungan cloud hybrid, Red Hat Enterprise Linux 7.5 diklaim menghadirkan peningkatan kontrol keamanan dan kepatuhan terhadap aturan, tool untuk menghemat biaya penyimpanan, dan pengembangan kegunaan, serta integrasi lebih lanjut dengan infrastruktur Microsoft Windows, baik on-premise maupun pada Microsoft Azure.
 
Seiring dengan meluasnya cakupan TI enterprise yang meliputi beragam spektrum lingkungan, mulai dari bare metal hingga cloud pribadi dan publik, perusahaan sering berupaya menyelaraskan investasi infrastruktur dan aplikasi yang ada dengan teknologi digital yang tengah berkembang saat ini.

Red Hat Enterprise Linux 7.5 diklaim mampu membantu perusahaan dalam mengatasi tantangan tersebut dengan mengurangi kompleksitas infrastruktur dan menghemat biaya-biaya terkait sekaligus mempermudah pengelolaan lingkungan TI hybrid.
 
Lingkungan TI hybrid memberikan berbagai kemampuan baru yang signifikan bagi perusahaan enterprise, namun juga dapat menghadirkan tantangan keamanan yang unik, karena tim TI kini harus mengatasi tantangan keamanan di beberapa cakupan penerapan.

Komponen utama dari kontrol ini adalah otomatisasi keamanan melalui integrasi OpenSCAP dengan Red Hat Ansible Automation. Teknologi ini diklaim memungkinkan pembuatan Ansible Playbooks secara langsung dari pindaian OpenSCAP, yang kemudian dapat mengimplementasikan remediasi lebih cepat.

Data sensitif kini juga dapat lebih diamankan di berbagai lingkungan dengan penyempurnaan Network-Bound Disk Encryption yang mendukung dekripsi otomatis dari volume data.
 
Red Hat Enterprise Linux 7.5 diklaim dapat membantu melalui adanya Virtual Data Optimizer (VDO), yang dirancang untuk mengurangi biaya penyimpanan data pada cloud dan on-premise hingga 83 persen berdasarkan penelitian internal Red Hat.

Untuk lebih mendukung pilihan pelanggan dalam arsitektur komputasi, Red Hat Enterprise Linux 7.5 secara bersamaan tersedia untuk seluruh arsitektur yang didukung, termasuk x86, IBM Power, IBM z Systems, dan 64-bit Arm.

Peluncuran ini juga mendukung virtualisasi KVM single-host dan lingkungan runtime dalam format Open Container Initiative (OCI) dan gambaran dasar untuk IBM z Systems.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.