Samsung Mulai Produksi Layar iPhone Bulan Depan

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 17 Apr 2018 12:33 WIB
samsung
Samsung Mulai Produksi Layar iPhone Bulan Depan
Samsung dilaporkan akan memulai proses produksi panel layar OLED untuk lini iPhone 2018 pada bulan Mei mendatang.

Jakarta: Samsung dilaporkan memulai produksi layar OLED untuk lini iPhone tahun ini paling awal pada bulan Mei mendatang.

Samsung telah dirumorkan selama beberapa waktu terakhir bahwa Apple akan meluncurkan tiga iPhone baru pada bulan September mendatang, dua di antaranya akan menggunakan layar OLED.

Kini, menurut terbaru, Samsung yang menjadi prodsen layar OLED ini akan memulai proses produksi panel layar OLED tersebut lebih awal. Hal ini didorong oleh informasi bahwa dua perangkat baru Apple tersebut, yang saat ini disebut sebagai iPhone Xs dan Xs Plus berlayar 5,8 inci dan 6,5 inci, dijadwalkan akan mulai dipasarkan pada akhir bulan September mendatang.

Jadwal pemasaran tersebut lebih dari satu bulan lebih awal jika dibandingkan dengan iPhone X pada tahun lalu, yang mulai didistribusikan pada awal bulan November. Sebelumnya, LG dilaporkan juga akan memproduksi layar untuk lini iPhone 2018.

Sayangnya LG belum mampu memenuhi permintaan tinggi Apple, yang menjadi alasan Samsung kembali menjadi penyedia panel layar OLED utama Apple. Namun, produksi baru ini tidak akan segera dimulai, dan diharapkan akan dimulai pada awal bulan depan, setelah jadwal penghentian sementara pabrik Samsung dimulai untuk menyelesaikan layar iPhone X yang diperkirakan masih ada.

Mendampingii dua model OLED tersebut, Apple juga dilaporkan akan merilis versi lebih terjangkau dengan menggunakan panel layar LCD. Perangkat ini diperkirakan akan hadir dengan layar berukuran 6,1 inci. Perangkat ini menjadi perangkat penjembatan antara iPhone Xs dan Xs Plus, dan mengusung garis desain serupa iPhone X.

Hal ini berarti perangkat tersebut tidak akan berbekal tombol home fisik guna mendukung gestur pada layar. Sementara itu fitur TouchID pada perangkat ini juga diperkirakan akan digantikan oleh FaceID seperti yang dimiliki oleh iPhone X.

Sebelumnya, Samsung mendapatkan tuntutan hukum terkait pelanggaran penggunaan paten dari PACid Technologies. Perusahaan yang bergerak di ranah teknologi terkait dengan enkripsi ini mengklaim Samsung menggunakan tiga paten biometrik tanpa memiliki lisensi.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.