Latih 1.000 Siswa, Huawei Kembali Gelar Program SmartGen

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 23 Mar 2018 13:17 WIB
huawei
Latih 1.000 Siswa, Huawei Kembali Gelar Program SmartGen
CEO Huawei Indonesia, Hudson Liu, bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hamid Muhammad dalam penandatanganan MOU program terbaru Huawei.

Jakarta: Setelah akhir tahun lalu Huawei merampungkan program SmartGen yang memberikan pelatihan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi puluhan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi, kini Huawei kembali menghadirkannya untuk siswa SMK.

Kemarin 22 Maret 2018 di Jakarta, Huawei Tech Investment kembali membuka program SmartGen bertajuk "Alignment Vocational School to Job Ready" 2018, pelatihan TIK bagi 1.000 siswa yang berasal dari 12 SMK di 10 kota di Indonesia.

Rangkaian program yang akan digelar hingga September 2018 ini memberikan pelatihan teori dan praktik lapangan selama satu minggu penuh yang mencakup sejumlah materi dasar terkait wireless, microwave product introduction, base transceiver station (BTS) installation, environmental health, dan safety and quality.

"Huawei telah menaruh perhatian dalam program pengembangan talenta. Kami percaya bahwa investasi yang mumpuni dalam infrastruktur digital dan pengembangan talenta TIK merupakan kombinasi yang tepat bagi perjalanan Indonesia menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN," ungkap CEO Huawei Indonesia Hudson Liu.

Dalam peresmian program tersebut dihadiri juga oleh Menteri Kominfo Rudiantara, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad, dan perwakilan dari 12 sekolah mitra Huawei: Jakarta, Bandung, Purwokerto, Malang, Medan, Makassar, Banjarbaru, Semarang, Magelang, dan Sukoharjo.

"Model pelatihan dan sertifikasi seperti ini dapat menjadi pola yang yang dapat dimultiplikasi guna menghasilkan tenaga kerja terampil di tingkat menengah," ungkap Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

10 hours Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.