CES 2018

Corsair Usung Produk UNPLUG and PLAY

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 09 Jan 2018 22:27 WIB
corsairces 2018
Corsair Usung Produk UNPLUG and PLAY
Dua gaming peripheral yang dirilis Corsair hari ini di ajang CES 2018, mechanical keyboard K63 dan wireless charging Mousepad Qi MM100.

Jakarta: Ajang CES (Consumer Electronics Show) 2018 di Las Vegas, Amerika Serikat juga diisi oleh merek-merek yang bermain di industri hardware, misalnya Corsair yang memamerkan beberapa gaming peripheral mengusung teknologi UNPLUG and PLAY.

UNPLUG and PLAY yang dimaksud Corsair adalah gaming peripheral yang hadir dengan konektivitas wireless serta beragam fitur yang menunjang permainan. Ada 4 produk yang dirilis Corsair.

Mulai dari wireless mechanical keyboard K63, wireless gaming mouse Dark Core RGB, Mousepad Qi MM100, dan wireless gaming lapboard K63. Produk Corsair wireless mechanical keyboard K63 juga menjadi penerima Inovation Award di CES 2018.



Keyboard tersebut menghadirkan switch mekanikal dari Cherry MX Red. perangkat ini terhubung dengan koneksi wireless 1ms 2.4GHz yang terbilang kencang serta Bluetooth dengan latensi rendah. Keyboard ini juga mampu merekam setiap ketikan dan perintah secara instan di dalam memorinya.

Corsair mengklaim baterai keyboard ini mampu bertahan hingga 75 jam. Untuk membuat tampilannya menarik wireless keyboard K63 dilengkapi dengan backlit LED yang warnanya bisa diatur per tombol. 

Serupa dengan wireless keyboard K63, wireless lapboard K63 juga membawa fitur yang masih sama. Memiliki desain tenkeyless dan mechanical keyboard yang dilengkapi mouse pada di sisi kanannya. Corsair menuturkan lapboard ini memiliki bobot yang sangat ringan dan bantalan busa untuk dipergunakan di atas panggkuan paha penggunanya.



Beralih ke wireless gaming mouse Dark Core RGB yang juga mengandalkan konetivitas nirkabel 1ms 2,4GHz dengan latensi Bluetooth yang rendah. Mouse ini memiliki sensor optik dengan presisi hingga 16.000 DPI. 



Terdapat 9 tombol yang ada di bagian tengah dan sampingnya yang bisa dikonfigurasi lewat aplikasi Corsair. Lampu RGB juga masih menjadi daya tarik di perangkat tersebut. Grip di bagian sampingnya bisa diatur posisinya sehingga menyesuaikan genggaman dan kenyamanan penggunanya.

Bagi penggunanya yang setia dengan wireless mouse Corsair menyediakan Qi wireless charging mousepad MM100 jadi mousepad yang dipergunakan tidak hanya menjadi alas tapi juga wireless charging.



Tidak hanya mendukung perangkat gaming mouse buatan Corsair, Qi wireless charging mousepad MM100 juga bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain dengan menggunakan adapter Qi charging untuk USB Micro-B, Type-C, dan Lightning port.

Qi wireless charging mousepad MM100 memiliki luas permukaan 260 x 350 mm dengan material karet anti slip dan LED indikator. Saat ini Corsair belum merilis berapa harga jual tiap produk yang disebutkan tapi Corsair menjamin setiap produk dibekali garansi selama 2 tahun.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.