CES 2018

L'Oreal Hadirkan Sensor UV Menempel di Kuku

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 09 Jan 2018 06:50 WIB
teknologices 2018
L'Oreal Hadirkan Sensor UV Menempel di Kuku
L'Oreal UV Sense

Jakarta: L'Oreal memperkenalkan sensor UV wearable baru yang dapat pengguna sematkan pada kuku jari. Alat ini hanya berupa sensor, tanpa dukungan Bluetooth ataupun Wi-Fi untuk terhubung ke smartphone.

Alat ini didukung NFC sehingga memungkinkan pengguna memindainya menggunakan ponsel untuk mengirimkan data UV yang dihimpunnya, serta dapat berfungsi di perangkat Android dan iOS. Kehadiran alat ini bertujuan membantu pengguna melacak waktu yang dihabiskan di bawah paparan sinar matahari.

Mengusung nama UV Sense, alat ini bertugas menentukan waktu pengguna saat di luar ruangan, dan setelah disinkronkan dengan aplikasi, akan menyediakan nilai terkait lama waktu tersebut. Jumlah cahaya matahari yang terpapar pada masing-masing pengguna beragam, dikutip The Verge.



L'Oreal menyebut aplikasi akan menampilkan warna dasar kulit pengguna serta merekomendasikan produk berbasis nilai kulit. Aplikasi akan merekomendasikan produk mereka dengan saran lebih umum.

UV Sense hadir dengan bahan perekat yang dapat diganti, sehingga pengguna dapat menggunakannya kembali setelah melepaskannya, sama halnya dengan jam tangan ataupun kacamata hitam.

UV Sense akan dipasarkan pada kuartal ketiga mendatang. L'Oreal masih enggan berbagi informasi terkait dengan penawaran harga alat ini. Namun, salah satu perwakilan menyebut alat ini akan dipasarkan dengan harga di bawah USD50 (Rp675 ribu).


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.