Dikritik, Twitter Hentikan Sementara Verifikasi Akun

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 13 Nov 2017 13:41 WIB
twitter
Dikritik, Twitter Hentikan Sementara Verifikasi Akun
Twitter mengumumkan penghentian sementara proses verifikasi akun pada platform miliknya.

Metrotvnews.com: Twitter mengumumkan penghentian sementara seluruh verifikasi akun, proses yang memberikan figur publik di Twitter tanda centang biru di sebelah nama mereka. Penghentian sementara ini guna menyelesaikan kebingungan terkait makna dari verifikasi.

Langkah ini hadir setelah Twitter mendapatkan kritik akibat memverifikasi akun milik Jason Kessler, penyelenggara rapat umum supremasi kulit putih di Charlottesville, Virginia, pada bulan Agustus lalu. Rapat umum tersebut dilaporkan sebagai penyebab kematian seorang perempuan bernama Heather Heyer.

The Daily Beast mengungkap bahwa akun Twitter Kessler mulai mendapatkan status preferensi yang diwakili oleh ikon lencana biru pada hari Selasa waktu Amerika Serikat lalu. Saat dimintai keterangan, Twitter merujuk kepada kebijakannya terkait dengan verifikasi akun.

Kebijakan tersebut menjelaskan lencana akan diberikan kepada akun pengguna jika menjadi pusat perhatian publik. Namun, tanda centang biru masih sulit untuk diraih oleh sebagian besar figur publik yang dinilai pantas mendapatkannya, dan kritikus memiliki pendapat berbeda dari kebijakan Twitter tersebut.

Sejumlah kritikus menyebu melakukan verifikasi pada pendukung supremasi kulit putih bukanlah hal yang masuk ke dalam kategori ketertarikan publik. Twitter juga dinilai berbagai pihak tidak memahami peraturannya sendiri terkait dengan permasalahan verifikasi tersebut.

Penilaian ini didorong oleh tindakannya menahan proses verifikasi dan pemberian centang biru pada akun kontroversial namun berpengaruh, termasuk akun milik Julian Assange. Selain itu, Twitter juga menghukum pengguna Twitter dengan melucuti tanda verifikasi mereka.

Pelucutan tanda verifikasi tersebut dialami oleh Milo Yiannopoulus pada tahun lalu, sebelum akhirnya resmi memblokir akunnya secara permanen.

Kessler sebelumnya menghapus akun Twitternya setelah menghina pelaku aksi protes di Charlottesville, Heather Heyer, dengan kalimat kasar dan mengaitkannya ke artikel terkait kematian Heyer di situs neo-Mazi, Daily Stromer.

Kessler kemudian kembali ke ranah Twitter dan menerima verifikasi akun dalam kurun waktu 26 hari setelah Twitter berjanji untuk menghapus kekerasan, pelecehan, dan ujaran kebencian secara online, yang terjadi pada platform miliknya.

Janji tersebut termasuk komitmen terbarunya untuk menciptakan peraturan baru terkait cara penanganan gambar dan simbol kebencian, serta grup kasar yang menggunakan layanannya.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

16 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.