Spectacles tak Laku Menumpuk, Snap Rugi Rp541 Milliar

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 08 Nov 2017 09:59 WIB
snapchat
Spectacles tak Laku Menumpuk, Snap Rugi Rp541 Milliar
Snap Inc dilaporkan mengalami kerugian hampir sebesar Rp540 miliar selama kuartal tiga 2017 akibat kegaglan menjual Spectacles.

Metrotvnews.com: Snap Inc dilaporkan mengalami kondisi kurang menyenangkan selama beberapa bulan terakhir, didukung oleh laporan pendapatan di kuartal tiga 2017 yang lebih rendah jika dibandingkan dengan ekspektasi Wall Street. Laporan tersebut juga disebut menyebabkan harga saham Snap Inc anjlok sebesar hampir 20 persen.

Pada laporan tersebut, kacamata cerdas karya perusahaan asal Amerika Serikat tersebut diklaim menjadi biang keladi dari penurunan pendapatannya. Snap menyebut mengalami kerugian hampir sebesar USD40 juta (Rp541 miliar) akibat Spectacles yang gagal terjual dan berujuang tertumpuk di gudang, lapor The Verge.

Tidak hanya akibat tumpukan yang gagal terjual, kerugian yang dialami divisi Spectacles juga diakibatkan oleh kewajiban pengembalian biaya yang harus diberikan Snap Inc kepada konsumen yang membatalkan pembeliannya. Dengan kata lain, jumlah Spectacles yang dibeli konsumen tidak sebanyak unit yang diprediksi Snap Inc, dan sejumlah pembeli mengembalikan kacamata cerdas tersebut.

Informasi yang mendetail itu mengonfirmasikan laporan yang dirilis oleh The Information pada bulan Oktober lalu. Laporan tersebut menyebut setelah menjual sebanyak 150 ribu unit, Snapchat kewalahan menghadapi tumpukan dari ratusan ribu unit Spectales yang tidak terjual, seperti yang diakui CEO Snap Inc, Evan Spiegel, pada bulan lalu.

Didukung oleh kampanye pemasaran viral yang memanfaatkan penghitungan waktu secara online untuk mengungkap lokasi mesin penjual kacamata atau Snapbot selanjutnya, produk ini dinilai tidak mendapatkan sambutan hangat saat dipasarkan melalui situs Amazon dan situs belanja online lainnya.

Memang, kegagalan Spectacles tidak separah Google Glass, tapi Spectacles tetap dinilai belum mampu mendorong industri teknologi beralih ke ranah perekaman video yang selalu aktif atau realitas teraugmentasi (AR). Snap Inc juga sempat dilaporkan tengah mengembangkan kacamata AR dengan dukungan fitur lebih lengkap. Namun The Infomation melaporkan bahwa Snap Inc telah membatalkan proyek tersebut karena menemui kesulitan dalam pengembangan hardware seperti Spectacles.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.