Peneliti Bisa Serang Robot Pakai Ransomware

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 11 Mar 2018 15:27 WIB
robotcyber security
Peneliti Bisa Serang Robot Pakai Ransomware
Ilustrasi. (Wikipedia)

Jakarta: Ransomware, sebuah malware yang menginfeksi perangkat dan meminta pengguna untuk memberi uang sebagai tebusan, tidak hanya mengancam komputer dan perangkat mobile. Kini, ransomware juga bisa menargetkan robot. 

Para peneliti di perusahaan keamanan IOActive telah sukses untuk menyerang robot humanoid buatan SoftBank Robotics, NAO, menggunakan malware.

NAO dan robot Pepper didesain untuk digunakan di sekolah dan perusahaan. Keduanya dilengkapi dengan kamera dan mikrofon. Biasanya, robot-robot ini digunakan di ruang kelas, toko atau kantor untuk membantu pelanggan yang datang, lapor Money CNN

Setelah menyelipkan ransomware ke robot, para peneliti bisa membuat robot itu meminta tebusan bitcoin. Para peneliti juga bisa mengubah sistem robot dan tingkah lakunya, membuat robot tersebut menyampaikan ancaman pada pemiliknya. 

Para peneliti juga menyebutkan bahwa serangan ini bisa digunakan untuk mencuri data yang tersimpan pada robot, membuat robot mengucapkan kata-kata kasar atau menampilkan konten kontroversial seperti pornografi jika robot itu memang dilengkapi dengan layar. 

"Ransomware yang menyerang robot adalah ancaman yang nyata dengan potensi kerugian ekonomi yang besar untuk para pelaku bisnis -- ransomware ini bahkan lebih berbahaya dari ransomware biasa," tulis para peneliti dalam laporan yang mereka publikasikan pada hari Jumat. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.