Raksasa Internet Tiongkok Kembali Catat Keuntungan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 31 Oct 2017 19:11 WIB
baidu
Raksasa Internet Tiongkok Kembali Catat Keuntungan
Kantor Baidu di Beijing, Tiongkok.

Metrotvnews.com: Perusahaan raksasa internet Tiongkok Baidu masih berjaya di tahun ini. Hal ini diketahui dari keuntungan yang diperoleh perusahaan tersebut di kuartal ke-3.

Seperti yang dilaporkan oleh CNBC, mengutip rilis yang dibagikan oleh pihak Baidu, perusahaan tersebut mengantongi pendapatan total sebesar RMB23,5 miliar atau setara USD3,53 miliar. Angka ini merepresentasikan peningkatan pendapatan 29 persen dari kuartal yang sama di tahun lalu.

Keberhasilan tersebut menurut Co-founder sekaligus CEO Baidu, Robin Li, sebagai kesuksesan yang didukung strategi perusahaannya untuk tidak hanya memperkuat bisnis di layanan mobile internet, tetapi juga pengembangan teknologi serta layanan yang berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Kami ingin perusahaan kami menjadi penyedialan layanan, teknologi, dan ekosistem kecerdasan buatan yang paling maju. Perkembangan teknologi tersebut nantinya dipergunakan untuk mengembangkan layanan yang lebih baik lagi kepada user kami. Mulai dari perangkat pintar, kendaraan otonom, dan layanan kecerdasan buatan yang ditunjukkan untuk industri," beber Li.

Dari angka total pendapatan tadi disebutkan 73 persennya berasal dari layanan internet. Hal ini didorong dari keberhasilan layanan video streaming Baidu iQIYI yang menyediakan lisensi untuk Netflix tayang di Tiongkok lewat layanan mereka. Tentu saja hal ini membuat angka belanja konten Baidu meningkat dan sepadan dengan hasil yang diperoleh.

Lonjakan pendapatan yang diterima Baidu juga tidak hanya dari layanan yang diberikan, tetapi dari investasi yang diterima untuk proyek penelitian mereka. Biaya penelitian Baidu sendiri mengalami peningkatan sebanyak 24 persen dengan nilai RMB3,2 miliar atau USD487 juta. Investasi tersebut fokus pada pemgembangan kendaraan otonom dan perangkat pintar dengan perintah suara.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.