Tesla dan Australia Selatan Ingin Bangun Pembangkit Listrik Virtual

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 05 Feb 2018 11:20 WIB
australiatesla
Tesla dan Australia Selatan Ingin Bangun Pembangkit Listrik Virtual
Australia Selatan ingin memasang panel surya dan Powerwall di puluhan ribu rumah warga.

Jakarta: Australia Selatan mengumumkan bahwa mereka akan memasangkan panel surya dan baterai Powerwall pada ribuan rumah untuk membuat jaringan pembangkit listrik virtual, lapor Reuters.

Fase pertama dari rencana ini telah mulai dilaksanakan. Nantinya, jaringan ini akan mencakup hingga 50 ribu rumah, menciptakan "pembangkit listrik virtual terbesar di dunia", menurut Menteri Utama Australia Selatan, Jay Weatherill. 

"Rencana energi kami menjadikan kami sebagai pemimpin dalam penggunaan energi terbarukan dan sekarang kami memudahkan semakin banyak keluarga untuk membuat rumahnya mandiri secara energi," kata Weatherill, seperti yang dikutip dari Digital Trends

"Kami akan menggunakan rumah warga untuk menghasilkan energi untuk jaringan listrik Australia Selatan. Keuntungan yang didapat oleh rumah yang berpartisipasi dalam rencana ini adalah penghematan biaya listrik yang cukup signifikan."

Pemasangan dari panel surya dan baterai Tesla 5 kilowatt telah dimulai pada 1.100 rumah. Nantinya, akan ada 24 ribu rumah lain yang dipasangi panel surya dan baterai Tesla. Setelah itu, program ini akan diperluas untuk menjangkau sebanyak 50 ribu rumah di Australia Selatan selama 4 tahun mendatang. 

Pemilik rumah yang ingin ikut serta dalam program ini tidak harus membayar untuk membeli panel surya dan baterai Tesla, yang dibeli menggunakan hibah senilai jutaan dollar AS dan pinjaman dari badan dana energi terbarukan.

Program ini akan dijalankan menggunakan uang yang didapat dari penjualan energi ekstra yang diciptakan oleh jaringan listrik tersebut. 

Kini, Australia Selatan telah memiliki baterai terbesar di dunia. Itu merupakan hasil dari tantangan yang diberikan pada Elon Musk. Setelah mati listrik besar-besaran pada 2016, Australia Selatan terus mencari energi terbarukan untuk mengatasi masalah kekurangan energi mereka. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.