HTC Kucurkan Dana Investasi VR di Tiongkok

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 21 Nov 2016 10:03 WIB
htc
HTC Kucurkan Dana Investasi VR di Tiongkok
HTC memulai dua inisiasi baru dengan pemerintah Shenzhen Tiongkok.

Metrotvnews.com: HTC mengumumkan kerja sama dengan Shenzhen Municipal Government untuk memulai dua inisiasi baru, yaitu China VR Research Insitute baru dan Shenzhen VR Investment Fund. Keduanya bertujuan membantu perkembangan industri Virtual Reality (VR) di Tiongkok.

China VR Research Insitute baru akan bertugas untuk mengembangkan area pendukung teknologi VR seperti sensor, layar, grafis, visualisasi data, interaksi manusia ke mesin, dan lainnya. Institut ini akan terdiri dari anggota sejumlah perusahaan, universitas, dan organisasi investasi lainnya.

Anggota tersebut akan bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekosistem VR di Shenzhen, dan mengaplikasikannya teknologi tersebut di berbagai area seperti kesehatan, militer, teknik, desain dan manufaktur. Pembentukan grup penelitian ini adalah kali pertama di Tiongkok.

Sementara itu, Shenzhen VR Investment Fund berdiri dengan bantuan Shenzhen Industry Guiding Fund, dengan dana awal sebesar USD1,5 miliar. Organisasi ini ditujukan untuk membantu mengakselerasi pertumbuhan dari industri VR di Tiongkok, dengan cara mendorong pendanaan ke berbagai perusahaan.

Dalam pernyataan resminya, ketua dewan direksi dan co-founder HTC, Cher Wang menyebut, institut tersebut berisi sejumlah pusat R7D, dan organisasi pendanaan akan mempercepat pengembangan industri VR di Shenzhen dan meningkatkan kemampuan R&D kota tersebut.

Pusat penelitian dan organisasi pendanaan ini merupakan dua dari rangkaian inisiasi yang dilakukan oleh HTC. Pada awal tahun ini, HTC meluncurkan akselerator Vive X yang bertujuan membantu startup melalui bimbingan, ruang kerja, dan akses ke investasi potensial.

Kemudian, HTC juga menggabungkan sejumlah perusahaan investasi dan membentuk VR Venture Capital Alliance (VRVCA), untuk membantu startup menghimpun pendanaan.

Baru-baru ini, perusahaan ini juga membantu mendirikan Industry of Virtual Reality Alliance di Tiongkok, menggabungkan perusahaan untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan di industri VR.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.