Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Jakarta Masuk Tahap Hacksprint

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 30 Jul 2017 19:06 WIB
startupdigitalnkri
Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Jakarta Masuk Tahap Hacksprint
Para peserta Hacksprint di Jakarta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Tahapan Hacksprint dari Gerakan Nasional 1000 Startup Digital gelombang ke-2 untuk Jakarta baru saja selesai dilaksanakan.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium Anantakupa, Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika ini diikuti oleh 41 tim Startup dengan anggota sebanyak 3-5 orang. Masing-masing anggota startup dikategorikan ke dalam 3 kelompok: hustler (pebisnis), hacker (pengembang) dan hipster (desainer). 

Sebelum Hacksprint, para startup telah melalui 3 tahapan lain, yaitu Ignition, Networking dan Workshop. Hacksprint merupakan hackaton generasi baru yang dibuat menjadi lebih terstruktur dan terarah.

Pada hari pertama, para peserta harus melewati proses desain sprint sebelum membuat prototipe produk mereka. Tujuannya adalah melatih para peserta untuk membuat produk mereka dengan sebaik mungkin. Hari pertama ini dipimpin oleh Andy Wicaksono, Founder dari Code for Indonesia.

Pada hari kedua, para peserta kemudian akan melakukan presentasi alias pitching tentang produk mereka di hadapan para juri. Para juri lalu akan memberikan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Dengan ini, diharapkan anggota startup akan mengerti fungsinya masing-masing. Dari 41 tim startup yang ikut Hacksprint ini, terdapat 132 peserta yang terdiri dari 54 hustler, 42 hacker dan 36 hipster.

Dari puluhan startup ini, terpilih 7 startup yang dianggap memberikan presentasi terlengkap. Ketujuh startup itu adalah Solveup, IMVIZ.id, Eltaqry.com, Travelrys, Trashpedia, Seeklo, dan Quikpay. Meskipun begitu, keempat puluh satu startup yang ikut dalam Hacksprint akan tetap maju ke tahapan berikunya, yaitu Bootcamp sebelum masuk ke tahapan Inkubasi. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.