Google Permudah Pencarian Musik di Google App

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 09 Mar 2017 07:48 WIB
google
Google Permudah Pencarian Musik di Google App
Google umumkan dua fitur baru pada Google App terkait dengan musik.

Metrotvnews.com, Jakarta: Google mengumumkan dua fitur baru pada Google App, untuk membantu masyarakat Indonesia menemukan informasi terkait musik dengan lebih mudah dan cepat. Dua fitur ini diumumkan melalui kampanye bertajuk #SelaluTauMusik.

“Musik adalah salah satu topik yang paling banyak ditelusuri orang Indonesia di Google, seperti misalnya lirik lagu, judul lagu, dan terutama informasi seputar musisi favorit mereka. Fitur ini kami kembangkan untuk Indonesia agar Anda bisa menemukan informasi yang lengkap dengan lebih cepat melalui ponsel,” ujar Search Marketing Manager Google Indonesia, Mira Sumanti.

Fitur pertama dari dua fitur baru tersebut hadir berupa panel pengetahuan, dirancang untuk menampilkan informasi yang paling banyak dicari pengguna internet terkait musik, album dan lagu. Kehadiran fitur panel pengetahuan tersebut dihadirkan Google untuk menyederhanakan hasil penelusuran terkait informasi yang dicari, tanpa perlu mengakses banyak tautan.

Sementara fitur kedua lebih ditujukan untuk musisi dan figur publik, menawarkan kemudahan mengunggah informasi secara langsung pada hasil penelurusan Google tentang diri mereka. Fitur ini memungkinkan figur publik dan organisasi terverifikasi untuk merilis informasi terbaru berupa teks, gambar ataupun video.

Kehadiran dua fitur tersebut merupakan bagian dari rencana yang dicanangkan Google untuk tahun 2017, guna menyuguhkan inovasi relevan dengan minat masyarakat Indonesia.

Tidak hanya musik, ke depannya Google juga menyebut akan menghadirkan fitur lain untuk menghadirkan kemudahan pencarian terkait topik lain yang juga gemar dicari oleh masyarakat, seperti travel, makanan dan hiburan.

Sementara itu, sebelumnya Google mengalami insiden terkait asisten virtual karyanya, yaitu Google Home, yang turut menginformasikan pemberitaan palsu atau hoax, akibat berbekal kemampuan terhubung dengan internet.

Pada ajang MWC 2017 lalu, Google juga mengaku siap untuk menghadirkan asisten virtual tersebut pada perangkat selain bersistem operasi Android, seperti iPhone, di masa mendatang, jika peluang tersebut tersedia untuknya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.