Google Home Kini Dapat Bacakan Jadwal Kalendar G Suite

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 19 Dec 2018 11:57 WIB
google
Google Home Kini Dapat Bacakan Jadwal Kalendar G Suite
Google menggulirkan fitur baru, memungkinkan Home membacakan jadwal di kalendar G Suite.

Jakarta: Google Home memiliki sejumlah keterbatasan terkait dengan integrasi dengan kalendar. Kini, fitur yang baru diluncurkan Google mampu mengatasi keterbatasan tersebut, memungkinkan Google Home untuk membacakan jadwal dari kalendar G Suite.

Fitur ini mungkin dinilai sebagian pengguna tidak memiliki manfaat dan dampak signifkan. Namun bagi pengguna yang juga merupakan pengguna aktif fitur kalendar dan dengan jadwal padat, fitur ini akan mempermudah melacak tugas yang harus dikerjakan.

Sebelumnya, Google Home tidak dapat mengelola kalendar terkait hari libur atau hari ulang tahun, namun beberapa bulan lalu, Google akhirnya menambahkan opsi untuk membacakan informasi dari URL yang diimpor dan kalendar iCal.

Fitur baru ini pertama kali ditemukan oleh pembaca Android Police yang mengaku terkejut saat dirinya mengucapkan selamat pagi kepada Google Home setelah bangun tidur, dan Google Home menyampaikan informasi dari kalendar pekerjaannya dari akun G Suite secara otomatis.

Serupa dengan fitur lainnya, fitur terbaru ini juga akan digulirkan Google secara bertahap kepada pengguna Google Home di seluruh dunia. Artinya, sebagian pengguna akan segera menerima fitur ini, sedangkan sebagian lainnya akan sedikit terlambat.

Google juga telah mengumumkan sejumlah perubahan pada blog resminya, didukung alat yang diklaim untuk mempermudahkan perjalanan selama musim liburan. Perubahan ini termasuk kemampuan Google Assistant untuk memprediksi keterlambatan penerbangan.

Sementara itu, penemuan bug baru pada platform jejaring sosialnya mendorong Google untuk menutup layanan Google+ pada bulan April mendatang, lebih cepat dari keputusan yang disampaikan sebelumnya, yaitu pada bulan Agustus 2019.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.