Apple Lebih Transparan Soal Permintaan Pemerintah

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 24 Dec 2018 10:45 WIB
apple
Apple Lebih Transparan Soal Permintaan Pemerintah
Apple meluncurkan situs baru menampilkan laporan permintaan dari pemerintah kepada perusahaannya.

Jakarta: Apple meluncurkan situs baru, menampilkan laporan biannual lebih transparan. Laporan ini menampilkan permintaan pemerintah yang diterima oleh Apple untuk mendapatkan informasi pelanggan terkait perangkatnya.

Awalnya, situs ini hanya tersedia untuk publik dalam format PDF, dan kini Apple memanfaatkan situs baru ini untuk memudahkan pelanggan mengakses dan memahami informasi yang tersedia.

Informasi ini ditampilkan dengan urutan nama negara sesuai abjad, dan dengan mengetuk tautan pada layar akan menampilkan data secara lebih mendetil. Permintaan pemerintah dibagi ke dalam sejumlah kategori berbeda.

Satu permintaan pemerintah ini termasuk ke dalam beberapa kategori berbeda. Kategori ini termasuk permintaan terkait perangkat dari pemerintah untuk nomor serial atau IMEI untuk membantu mengidentifikasi perangkat tertentu.

Kategori lain yaitu permintaan terkait identifikator keuangan dari pemerintah untuk informasi kartu kredit atau kartu hadiah, permintaan terkait akun dari pemerintah untuk informasi akun seperti Apple ID atau alamat email.

Kategori terakhir, permintaan darurat dari pemerintah untuk informasi berkenaan dengan permasalahan yang disebut sebagai permasalahan darurat. Sementara itu, selama pertengahan tahun pertama, pemerintah Amerika Serikat meminta informasi dari Apple untuk 4.570 perangkat unik.

Pemerintah Amerika Serikat juga meminta informasi terkait finansial sebanyak 918 kali, dan informasi terkait akun sebanyak 2.397 kali. Permintaan terkait data darurat dilakukan pemerintah Amerika Serikat sebanyak 145 kali.

Namun, Apple tidak dapat memberikan data setiap kali pemerintah memintanya. Apple hanya mampu memenuhi 81 persen dari permintaan informasi terkait perangkat, 84 persen untuk data identifikator keuangan, dan 87 persen informasi terkait data Account.

Pemerintah Amerika Serikat mengirimkan permintaan kepada Apple hampir di seluruh kategori selama enam bulan pertama dalam satu tahun, kecuali untuk permintaan darurat. Di Inggris, Apple menerima sebanyak 172 permintaan informasi dari pemerintah dalam kurun waktu enam bulan, 17 lebih banyak jika dibandingkan dengan Amerika Serikat.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.