Ponsel Rp99 Ribu dari Google untuk Pasar Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 04 Dec 2018 19:23 WIB
google
Ponsel Rp99 Ribu dari Google untuk Pasar Indonesia
Google mengumumkan ponsel feature dengan dukungan Google Assistant, WhizPhone WP006.

Jakarta: Bersamaan dengan Jobs on Google Search dan aplikasi Google Go, Google turut mengumumkan kehadiran ponsel terjangkau karya produsen asal Indonesia dengan dukungan asisten digital Google, bertajuk WizPhone WP006.

“Kehadiran WhizPhone membantu Assistant untuk dapat digunakan setiap orang Indonesia. Tinggal menyentuh tombol yang ada di tengah untuk akses Google Assistant," ujar Vice President of Engineering Google Assistant Scott Huffman.

Ponsel ini menggunakan sistem operasi KaiOS, disebut Google sebagai sistem operasi yang dirancang khusus untuk ponsel feature, sehingga dapat menggunakan sejumlah fitur karya raksasa teknologi dunia ini.

Selain itu, WhizPhone WP006 ini juga disebut Google berbekal kemampuan untuk memutar video via YouTube, menjadi nilai unik lain yang ditawarkan ponsel feature ini. Uniknya, ponsel ini akan dipasarkan melalui Alfamart, seharga Rp99.000.

Tidak hanya untuk memperluas cakupan Google Assistant, kehadiran WhizPhone juga dinilai Google sebagai batu loncatan bagi masyarakat Indonesia yang belum mampu membeli smartphone, namun ingin mencoba memanfaatkan internet untuk kemajuan diri.

Dukungan Google Assistant di ponsel ini juga menjadi upaya Google dalam membantu masyarakat tuna aksara untuk dapat menikmati pengalaman menggunakan internet, sebab dapat melakukan aktivitas via perintah suara.

Sebagai informasi, WizPhone WP006 hadir dengan bentuk candy bar berwarna hitam, dan didukung prosesor Qualcomm 8905, RAM 512MB, ruang penyimpanan internal 4GB, serta baterai 1.800 mAh yang diklaim mampu siaga selama 350 jam. 

Selain itu, WizPhone WP006 berbekal kamera depan beresolusi VGA dan kamera belakang beresolusi 2MP. Disinggung menyoal waktu kehadirannya di Indonesia, Google mengaku belum memiliki informasi yang dapat dibagikan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.