Satu NIK Bisa untuk Registrasi Banyak Kartu SIM

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 08 May 2018 12:59 WIB
kominfotelekomunikasi
Satu NIK Bisa untuk Registrasi Banyak Kartu SIM
Ilustrasi.

Jakarta: Sekarang Anda bisa mendaftarkan lebih dari tiga kartu prabayar menggunakan satu NIK (Nomor Induk Kependudukan). Hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika sampaikan melalui situs resminya kemarin, Senin (7/5/2018). 

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika selaku Ketua BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), Ahmad M. Ramli juga telah menyampaikan perubahan ini pada operator telekomunikasi. 

“Selaku Ketua BRTI, saya telah kirimkan surat ke operator seluler agar tidak menunda-nunda pemberian hak kepada outlet mitranya untuk meregistrasikan nomor ke-4, ke 5 dan seterusnya. Ini untuk menjaga keberlangsungan usaha mikro dan kecil yang menjadi salah satu penyokong industri telekomunikasi,” ujar Ramli.  

Sebelum ini, pemerintah membatasi jumlah kartu SIM prabayar yang bisa didaftarkan menggunakan satu NIK, yaitu tiga kartu. Namun, sekarang, BRTI menyebutkan bahwa mereka tidak membatasi jumlah kartu prabayar yang bisa didaftarkan.

Satu syarat yang mereka berikan adalah menggunakan NIK dan nomor KK sendiri. Mereka juga meminta agar operator menjaga kerahasiaan data pelanggan. 

BRTI juga mengumumkan bahwa kartu yang mati karena tidak didaftarkan ulang hingga 30 April kini bisa diaktifkan kembali dengan cara meregistrasi nomor pelanggan baru. Setelah didaftarkan, pulsa atau kredit pulsa yang ada dalam kartu itu akan tetap menjadi milik pelanggan. 

Tujuan BRTI menetapkan kebijakan ini adalah untuk membuat pengguna tidak kehilangan pulsa/kredit pulsa ketika kartu prabayarnya terblokir.

“Dalam surat kami kepada operator seluler, kami meminta agar hak-hak konsumen tetap dijamin,” kata Ramli.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.