Pemkot Bandung Sediakan Gerai Pengisian Baterai Ponsel Gratis

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 05 Jan 2018 16:09 WIB
teknologi
Pemkot Bandung Sediakan Gerai Pengisian Baterai Ponsel Gratis
Pemerintah kota Bandung menyediakan gerai pengisian daya baterai smartphone di sejumlah titik di kota kembang tersebut.

Bandung: Adopsi smartphone mengalami pertumbuhan pesat selama beberapa tahun terakhir di berbagai negara di penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Hal tersebut juga disadari oleh pemerintah kota Bandung, yang berupaya menghadirkan fasilitas pendukung aktivitas tersebut.

Fasilitas tersebut berupa gerai pengisian daya baterai perangkat, yang telah tersedia di ruas jalan Sudirman dan beberapa titik lainnya di kota Bandung. Sejak bulan Oktober 2017 telah tersedia 19 gerai pengisian daya di ibu kota Jawa Barat ini.

Pada dua sisi gerai tersedia satu rangkaian port pengisian daya yang terdiri dari tujuh port USB. Gerai tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai lapisan tanpa perlu mengeluarkan biaya, atau gratis.

Pemerintah kota Bandung juga mengumumkan rencananya menambah jumlah gerai pengisian daya ini hingga tahun 2019, meski tidak menyebut secara rinci target jumlah gerai baru. Namun, gerai ini akan ditempatkan pada jalan raya yang ramai dilalui pejalan kaki.

"Nanti sisanya kita cicil sampai tahun depan, semua jalan-jalan utama yang dilalui orang banyak, khususnya padestrian, itu kan jalur orang berhenti ya, itu pasti kita penuhi. Ini cuma masalah dicicil," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Kehadiran gerai pengisian daya ini disambut baik masyarakat Bandung, salah satunya adalah Yasin. Warga Bandung ini mengaku kehadiran fasilitas ini sangat bermanfaat dan mempermudah masyarakat untuk mengisi daya smartphone tanpa perlu khawatir akan merepotkan lokasi tertentu, seperti pom bensin yang sebelumnya sering ditumpanginya untuk mengisi baterai perangkat.

Keputusan pemerintah kota Bandung dalam menghadirkan gerai tersebut selaras dengan hasil penelitian lembaga riset Counterpoint yang menyebut, rata-rata setengah pengguna smartphone di seluruh dunia menghabiskan waktu sekitar lima jam dalam sehari bersama ponselnya.

Tidak hanya untuk mendukung aktivitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat terkait smartphone, kehadiran gerai pengisian daya ini juga dinilai menjadi bentuk dukungan pertimbuhan tingkat akses internet dari perangkat, yang hingga kini menjadi salah satu kontributor ekonomi terbesar di Indonesia.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.