Pegasus 4S, Ponsel Pertama ASUS Berlayar 18:9

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 06 Nov 2017 07:42 WIB
asus
Pegasus 4S, Ponsel Pertama ASUS Berlayar 18:9
ASUS meluncurkan smartphone pertama karyanya dengan bekal layar berasio aspek 18:9, Pegasus 4S.

Metrotvnews.com: Tren layar berukuran lebih luas, dengan rasio aspek 18:9 dinilai cukup inovatif dan mampu untuk mendorong penjualan smartphone high-end. ASUS pun mulai melirik tren ini dan bergabung dengan produsen smartphone pemghasil perangkat berasio aspek tersebut.

Bergabungnya ASUS di ranah smartphone dengan rasio aspek layar 18:9 ditandai dengan pengumuman smartphone pertama pengusung rasio tersebut, Pegasus 4S. Memiliki layar 5,7 inci dengan rasio aspek 18:9, smartphone ini tidak dihadirkan ASUS sebagai perangkat unggulan.

ASUS mendukung layar ponsel cerdas ini dengan resolusi HD+ 1440 x 720 piksel, namun dengan bezel tipis dan baterai berkapasitas besar yaitu 4.030 mAh. Untuk urusan hardware, ASUS membekali ponsel ini dengan prosesor MediaTek MT6750T 1,5GHz octa-core, didampingi RAM 3GB dan ruang penyimpanan 64GB.

Pada bagian belakang ponsel, terdapat setup kamera ganda dengan dukungan lensa beresolusi 16MP dan 8MP, dan sensor pemindai sidik jari di bagian bawah kameranya. Selain itu, Pegasus 4S menggunakan sistem operasi Android 7.0 Nougat serta didukung slot untuk kartu SIM ganda.

ASUS hanya akan meluncurkan Pegasus 4S di pasar Tiongkok, dan mulai miulai dapat dibeli pada 9 November mendatang. Untuk perangkat terbarunya tersebut, ASUS menyediakan ponsel ini dalam dua pilihan warna yaitu Gold dan Star Black. Sementara itu, ASUS belum lama ini meluncurkan ASUS ZenFone 4 Selfie dan Selfie Pro di Indonesia untuk memanjakan pecinta selfie.

Selain smartphone, ASUS juga masih mengunggulkan lini hardware miliknya, dengan memperkenalkan tiga kartu grafis GTX 1070 Ti, yaitu ASUS ROG Strix GeForce GTX 1070 Ti, ASUS Turbo GeForce GTX 1070 Ti, dan ASUS Cerberus GeForce GTX 1070 Ti. Ketiganya hadir dengan tampilan dan sistem pendingin khusus yang berbeda dengan versi reference-nya.

ASUS juga mengumumkan motherboard baru yang mengusung chipset Intel C621 bernama WS C621E SAGE dengan bekal dua socket LGA 3647. Bekal tersebut berarti pengguna bisa memasang hingga dua prosesor Intel Xeon Platinum 8180 dengan total 56 core dan 112 thread.

Sementara itu pada bulan Oktober lalu, ASUS mengumumkan dua laptop gaming baru bernama STRIX Hero dan STRIX Scar. Keduanya tampil dengan model baru dengan desain tampilan yang mirip dengan ASUS ROG Zephyrus dan masih merupakan bagian dari keluarga produk Republic of Gamers.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.