Ramai Laporan Konten Negatif di WhatsApp, Menkominfo Apresiasi Masyarakat

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 06 Nov 2017 11:15 WIB
kominfowhatsapp
Ramai Laporan Konten Negatif di WhatsApp, Menkominfo Apresiasi Masyarakat
Menteri Komunikasi dan Informartika Republik Indonesia, Rudiantara. foto: MI/Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Warganet di Tanah Air dihebohkan dengan pesan berantai via WhatsApp yang berisi peringatan tentang konten negatif pada hari Minggu  (5/11/2017).

Berdasarkan pesan berantai yang diterima oleh Metrotvnews.com, dijelaskan konten negatif berupa animasi video singkat dalam bentuk GIF (Graphic Interchange Format) dengan mudah dicari pada aplikasi WhatsApp. 

Banyak pihak yang kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang, salah satu Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Plt. Humas Kementrian Kominfo, Noor Iza menyebutkan laporan tersebut sudah diteruskan ke tim aduan dan pengawasan konten digital pihak Kominfo sejak kemarin sore, pukul 16.00 WIB.

"Ya kami, sudah menerima laporan tersebut dari siang dan sudah diteruskan ke tim terkait untuk segera diambil tindakan," ungkapnya kepada Metrotvnews.com.

Jawaban yang tidak jauh berbeda juga didapatkan dari Menkominfo, Rudiantara. Ia mengatakan bahwa tim Kemenkominfo juga akan menindaklanjuti masalah ini ke pihak Facebook selaku pemilik aplikasi WhatsApp.

Siang ini lewat Noor Iza, Rudintara menyampaikan beberapa poin penting terkait aduan yang disampaikan masyarakat. Rudiantara mengaku sudah menerima aduan tersebut dan menantikan update dari pihak content provider yakni Facebook sebagai pemilik WhatsApp.

Rudiantara sangat mengapresiasi  banyaknya aduan dan cepatnya masyarakat merespons. Dengan membuat aduan, berarti masyarakat Indonesia sudah sangat menyadari pentingnya menciptakan internet yang sehat. Masyarakat Indonesia dinilai sudah paham bahayanya konten negatif yang bisa ditemukan di internet.

Dalam pernyataan yang dibagikan ke awal media, Rudiantara berjanji segera memberikan update hari ini terkait aduan tersebut. Rencananya, siang ini akan digelar konferensi pers di kantor Kementrian Kominfo di Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Disebutkan, pihak Kementrian Kominfo akan meminta pihak content provider yakni WhatsApp untuk melakukan filtering terhadap konten yang bisa diakses lewat layanan mereka. Diketahui GIF yang berisi konten negatif tersebut berasal dari layanan pihak ketiga bernama Tenor.

Layanan Tenor merupakan penyedia berbagai macam kategori GIF seperti Giphy, yang sudah lebih dulu diblokir pada bulan Agustus lalu karena alasan yang sama.


(MMI)