Intel Investasi Rp68 Triliun untuk Pembuatan Chip 10nm

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 22 Feb 2018 10:10 WIB
Intel Investasi Rp68 Triliun untuk Pembuatan Chip 10nm
Intel terus mengembangkan pembuatan chip prosesor.

Jakarta: Diterpa kasus Spectre dan Meltdown tidak membuat Intel berhenti sejenak di industri prosesor. Intel justru dikabarkan sudah berdiskusi ke pemrintah Israel untuk berinvestasi senilai USD5 miliar atau Rp68 triliun.

Dikutip dari Reuters, pihak Intel sudah bertemu dengan Menteri Perekonomian Israel Eli Chen membahas investasi tersebut kemarin. Rencananya investasi ini berupa ekspansi pabrik produksi Intel.

Ekspansi yang direncanakan selesai pada 2020 nanti akan berkontribusi terhadap produksi chip berukuran 10 nanometer. Tentu saja chip ini tidak hanya menjadi semakin kecil tapi juga semakin cepat. 

Awalnya, pabrik tersebut membuat chip 22 nanometer. Apabila pabrik tersebut sudah beroperasi, hasilnya akan berkontirbusi terhadap nilai ekspor Intel di Israel.

Nilai ekspor dari Intel di Israel pada tahun lalu meningkat menjadi USD3,6 miliar (Rp49 triliun) dari USD3,3 miliar (Rp49 triliun) di tahun 2016. Intel sendiri diketahui sudah menanamkan investasi USD17 miliar (Rp232 triliun) di Israel sejak tahun 1974.

Apabila tawaran ini diterima oleh pemerintah Israel seperti di tahun 2014, Intel juga akan mendapatkan insentif atas investasi besar yang dilakukannya di negara tersebut. 

Tahun lalu saja, Intel membeli perusahaan pengembang mobil otonom Mobileye asal Israel dengan nilai USD15,3 miliar (Rp209 triliun). Intel sudah merekrut lebi dari 10.000 tenaga ahli di Israel, yang 60 persennya ditempatkan di bidang riset dan pengembangan.
(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.