Cheetah Mobile Kemas Ulang Aplikasinya dengan Kecerdasan Buatan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 30 Nov 2017 18:36 WIB
teknologikecerdasan buatan
Cheetah Mobile Kemas Ulang Aplikasinya dengan Kecerdasan Buatan
Head of Global App Growth Cheetah Mobile Leslie Lin dan VP Cheetah Mobile Johnny Li

Jakarta: Nama Cheetah Mobile seharusnya tidak asing bagi pengguna smartphone Android perusahaan aplikasi ini adalah pemilik dari beberapa aplikasi populer seperti PhotoGrid, CM Launcher, dan Cheetah Keyboard.

Dalam acara yang mereka gelar hari ini, 30 November 2017, Cheetah Mobile mengumumkan penggunaan teknologi AI atau kecerdasan buatan dalam tiga aplikasi yang disebutkan tadi, sehingga menyediakan kemampuan yang lebih pintar.

"Tujuan kami adalah menyediakan pengalaman bagi pengguna yang lebih baik lewat kemampuan aplikasi yang juga lebih cerdas. Misi ini kami wujudkan dalam program 'Membuat Dunia Lebih Cerdas'. Jadi kami akan tanamkan lebih banyak teknologi AI ke konten di ponsel pintar lewat aplikasi," tutur VP Cheetah Mobile Johny Li.

Li mengakui pengembangan teknologi AI dalam setiap aplikasi Cheetah Mobile yang dirombak sudah dimulai sejak 2016. Beberapa teknologi AI yang sudah ditanamkan dalam aplikasi mereka seperti, speech recognition, real time translation, deep learning tags, face recognition dan lain-lain.

Pada aplikasi PhotoGrid, Cheetah Mobile membenamkan teknologi Ai untuk bisa mengubah sebuah foto menjadi karya seni dengan berbagai macam gaya serta menyatukan foto dengan filter animasi lebih baik dan lebih sempurna. 

"Kami juga menyediakan teknologi AI untuk menekan laju konten negatif dengan bisa mengenali sekaligus menghapus foto yang memiliki unsur konten negatif. Teknologi AI ini didukung oleh kemampuan deep learning," jelas Li.

Di aplikasi Cheetah Keyboar, Li mengklaim bahwa aplikasi mereka mampu menganalisa dan mempelajari kata-kata yang bisa dipergunakan oleh penggunanya sehingga nantinya Cheetah Keyboard mampu menyediakan pilihan balasan dan koreksi otomatis yang lebih baik ketimbang aplikasi sejenis yang lain.

CM Launcher sebagai salah satu penyedia personalisasi tema atau antarmuka di smartphone juga diberikan teknologi AI yang bisa membaca kebiasaan penggunanya dalam menggunakan smartphone. Hasilnya bisa menyajikan aplikasi serta layanan yang lebih personal sesuai penggunanya.


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.