1 Miliar Orang Diprediksi Gunakan 5G pada 2023

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 29 Nov 2017 14:46 WIB
internettelekomunikasi
1 Miliar Orang Diprediksi Gunakan 5G pada 2023
Ericsson memperkirakan, 5G sudah akan digunakan oleh 1 miliar orang pada 2023.

Jakarta: Perusahaan pembuat perangkat telekomunikasi Ericsson memperkirakan bahwa pada 2023, akan ada setidaknya 1 miliar pengguna 5G. Dalam Mobility Report, Ericsson memperkirakan, pengguna 5G pada 2023 akan naik dua kali lipat dari pengguna pada 2022. 

Ericsson berkata, lebih dari 20 persen populasi dunia akan mendapatkan akses pada 5G pada akhir 2023. Teknologi jaringan baru ini diperkirakan akan pertama kali tersedia di kota-kota yang padat. Negara-negara yang diduga akan mengadopsi 5G sejak awal antara lain Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok. 

5G merupakan teknologi jaringan generasi ke-5. CNET menyebutkan, teknologi tersebut diperkirakan akan mengubah kehidupan digital.

Sama seperti revolusi teknologi mobile sebelum ini, 5G akan menawarkan kecepatan yang jauh lebih tinggi, diperkirakan teknologi itu akan memiliki kecepatan mengunduh 100 kali lebih cepat dari jaringan seluler saat ini dan 10 kali lebih cepat dari layanan broadband paling cepat saat ini. 

Selain itu, 5G juga diperkirakan akan mempercepat perkembangan teknologi seperti Augmented Reality (AR), memungkinkan mobil otonom untuk saling mengirimkan informasi penting ke satu sama lain dan menghubungkan semua perangkat, mulai dari sensor polusi sampai alat untuk memonitor kesehatan. 

Berita tentang 5G telah beredar selama lebih dari satu tahun. Dan sekarang, hasil riset awal dan pengembangan teknologi itu baru mulai terlihat. Diduga, jaringan 5G akan tersedia pada 2019.

Kemungkinan, teknologi tersebut akan pertama kali digunakan untuk menyediakan internet ke rumah-rumah, sehingga penyedia internet tidak perlu lagi melakukan penggalian untuk menyediakan kabel fiber-opric. Meskipun begitu, pembuat prosesor mobile Qualcomm percaya, internet 5G juga akan tersedia untuk mobile pada tahun yang sama. 

Ericsson juga memperkirakan, permintaan akan mobile data akan terus meningkat. Mereka memperkirakan, pada 2023, akan ada 110 exabyte data yang melewati jaringan mobile setiap bulannya. Seratus sepuluh exabyte sama dengan menonton video HD selama 5,5 juta tahun.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.