Tren Bezel-Less Bisa Bikin harga Smartphone Naik?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 04 Oct 2017 11:27 WIB
smartphone
Tren Bezel-Less Bisa Bikin harga Smartphone Naik?
Panel pendukung desain layar berbezel tipis diprediksi akan mengalami kekurangan pasokan pada tahun 2018

Metrotvnews.com: Smartphone dengan desain bezel minim tengah menjadi tren di industri smartphone, setelah sejumlah merek smartphone besar meluncurkan perangkat dengan desain tersebut. Namun pada 2018, sejumlah produsen lain juga diprediksi akan menghadirkan perangkat pendukung tren tersebut.

Prediksi tersebut tidak akan terbukti jika pasokan panel untuk layar berdesain minim bezel tersebut tidak cukup. Bahkan saat ini dilaporkan terjadi kekurangan pasokan panel smartphone, diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2018.

Penyebab utama kekurangan pasokan tersebut akibat tingginya permintaan untuk panel layar perangkat berbingkai tipis yang dikustomisasi, sementara produsen panel tersebut tidak cukup banyak untuk memenuhi permintaan tersebut.

Namun, persyaratan ukuran panel berdesain bezel tipis yang diusung setiap perusahaan dilaporkan berbeda, sebab sebagian besar perusahaan bergantung pada desain smartphone yang direncanakan untuk diluncurkan, seperti yang dilaporkan Phone Arena.

Karenanya, panel layar berdesain bezel tipis dengan ukuran tertentu hanya dapat dikirimkan kepada klien tertentu, sedangkan hingga saat ini ukuran layar yang sama dikirimkan kepada berbagai klien. Selain itu, layar dengan aspek rasio 18:9 membutuhkan waktu produksi lebih lama.

Layar beraspek rasio tersebut juga membutuhkan komponen kaca 20 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan panel dengan aspek rasio 16:9. Berdasarkan permasalahan tersebut, harga panel tersebut akan meningkatkan biaya produksi dengan kisaran berdigit ganda pada Q3 dan Q4 2017, dan tren ini akan berlanjut pada 2018.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.